Kasih semangat kepada Presiden kita, Presiden Joko Widodo.
Walau bagaimana beliau adalah presiden kita, kalau mau dicari kekurangannya ya pasti akan kita dapatkan jutaan kekurangannya. Tidak perlu merasa benar, merasa lebih, merasa suci, merasa lebih hebat, karena begitu juga orang lain akan mudah menemukan milyaran kekurangan diri kita. Karena setiap diri insan adalah DHAIIFAN (Super/Maha Lemah / Super/Maha Berkekurangan) QS An Nisa 4:28.
Presiden adalah manusia, kitapun adalah manusia.
Yang penting sikap kita bersatu sbg rakyat adalah mendukungnya sampai beliau selesai menjabat. Minimal doa untuk beliau diberi kekuatan menghadapi segala rintangan dan cobaan, semoga beliau berhasil mengatasinya, karena keberhasilan beliau adalah keberhasilan untuk kita semua.
Perintah Allah swt utk mendukung ulil amri / pemerintah (hablum minannas) itu wajib dan maha mulia. Ada yg lebih mulia dari perintah Allah swt ?
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنكُمْ ۖ فَإِن تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِن كُنتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۚ ذَٰلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلًا [٤:٥٩]
Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya) dan ULIL AMRI di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah dan Rasul, jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya. QS An Nisa [4]:59
ضُرِبَتْ عَلَيْهِمُ الذِّلَّةُ أَيْنَ مَا ثُقِفُوا إِلَّا بِحَبْلٍ مِّنَ اللَّهِ وَحَبْلٍ مِّنَ النَّاسِ وَبَاءُوا بِغَضَبٍ مِّنَ اللَّهِ وَضُرِبَتْ عَلَيْهِمُ الْمَسْكَنَةُ ۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ كَانُوا يَكْفُرُونَ بِآيَاتِ اللَّهِ وَيَقْتُلُونَ الْأَنبِيَاءَ بِغَيْرِ حَقٍّ ۚ ذَٰلِكَ بِمَا عَصَوا وَّكَانُوا يَعْتَدُونَ [٣:١١٢]
Mereka diliputi KEHINAAN di mana saja mereka berada, KECUALI jika mereka berpegang kepada TALI ALLAH (AL QURAN) dan TALI MANUSIA (Dasar Negara, Lambang-lambang Negara, Institusi2 Pemerintahan, UUD, UU, Perpres, Keppres, Hukum-Hukum manusia -daerah, nasional maupun internasional, Etika, Norma, Budaya, Peraturan, ISO, kesepakatan-kesepakatan, spt Kesepakatan BHINNEKA TUNGGAL IKA, kekompakan, kesatuan, dsb), dan mereka kembali mendapat KEMURKAAN dari ALLAH swt dan mereka diliputi KERENDAHAN. Yang demikian itu karena mereka KAFIR kpd AYAT2 ALLAH dan membunuh para nabi tanpa alasan yang benar. Yang demikian itu disebabkan mereka DURHAKA dan MELAMPAUI BATAS. QS Ali Imran [3]:112
Wallahu a'lam (Allah yang lebih Mengetahui)
-----
Hari-hari Hidup Qurani (H3Q)