اتَّبِعُوا مَا أُنزِلَ إِلَيْكُم مِّن رَّبِّكُمْ وَلَا تَتَّبِعُوا مِن دُونِهِ أَوْلِيَاءَ ۗ قَلِيلًا مَّا تَذَكَّرُونَ [٧:٣]
ITTABI'UU/ Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu dan janganlah kamu mengikuti AULIYA'/pemimpin-pemimpin selain-Nya. Amat sedikitlah kamu mengambil pelajaran (daripadanya). QS Al-A'raaf [7]:3
Diambil dari makna kata "ITTABI'UU" kepada Quran. ITTABI' adalah mengikuti tanpa sekejappun lepas. Ini ibarat QURAN menjadi PUSATnya dan kita menjadi SATELIT-nya Quran.
ITTABI'UU / ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu (Quran). ITTABI'UU itu adalah mengikuti layaknya benda-benda angkasa itu beredar / mengorbit pada Pusatnya. Bumi dan planet-planet menjadi satelitnya Matahari dan seterusnya.
Kita hendaknya menjadikan Quran sebagai Pusat peredaran manusia. Ikuti sehingga tiap diri kita menjadi satelit-satelitnya Quran, sebagaimana benda-benda angkasa itu menjadi satelit Pusatnya.
Lepas/lengah barang sebentar saja dari Quran, maka kita akan melenceng dari gravitasinya Quran.
Jika manusia keluar dari garis edar yang sudah Allah tetapkan, pasti manusia tersebut akan kacau hidupnya, tertarik oleh gravitasi-gravitasi lain seperti halnya asteroid / komet yang menyimpang dari garis edarnya, dan pasti hancur berbenturan dengan yang lain.
وَمَن يَعْشُ عَن ذِكْرِ الرَّحْمَٰنِ نُقَيِّضْ لَهُ شَيْطَانًا فَهُوَ لَهُ قَرِينٌ [٤٣:٣٦]
Barangsiapa yang
berpaling dari pengajaran Tuhan Yang Maha Pemurah (Al Quran), kami adakan
baginya syaitan (yang menyesatkan) maka syaitan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya. QS Az Zukhruf [43]:36
وَاتْلُ عَلَيْهِمْ نَبَأَ الَّذِي آتَيْنَاهُ آيَاتِنَا
فَانسَلَخَ مِنْهَا فَأَتْبَعَهُ الشَّيْطَانُ فَكَانَ مِنَ الْغَاوِينَ [٧:١٧٥]
Dan bacakanlah kepada mereka berita orang yang
telah Kami berikan kepadanya ayat-ayat Kami (Al Quran),
kemudian dia melepaskan diri dari pada ayat-ayat itu (Al Quran), lalu dia diikuti oleh
syaitan (sampai dia tergoda), maka jadilah dia termasuk orang-orang yang sesat. QS Al A'raaf [7]:175
Insya Allah, ke depan H3Q akan memberikan program-program pengamalan Quran agar kita bisa selalu mngorbit kepada Al Quran. Dengan ditandai tulisan berwarna hijau karena Program Pengamalan Quran itu selalu membawa 'kehijauan' (kedamaian, keteraturan, kemanfaatan dan kemakmuran). Quran tidak berbau dan tidak berwarna merah darah, demikian pesan guru H3Q, almarhum Kol (TNI AL). H. Munhari bin Djufri, pencetus H3Q atau H3Qurani ini (Hari-Hari Hidup Qurani). Allah melalui QuranNya itu menghargai betul hidup dan kehidupan.
Quran sendiri juga dinamakan Nuur (Cahaya), sinar yang menyejukkan. Nuur, sinar yg mberikan energi pula, hal ini diwakili dengan warna orbit kuning dan jingga.
اللَّهُ وَلِيُّ الَّذِينَ آمَنُوا يُخْرِجُهُم مِّنَ
الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ ۖ وَالَّذِينَ كَفَرُوا أَوْلِيَاؤُهُمُ
الطَّاغُوتُ يُخْرِجُونَهُم مِّنَ النُّورِ إِلَى الظُّلُمَاتِ ۗ أُولَٰئِكَ أَصْحَابُ
النَّارِ ۖ
هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ [٢:٢٥٧]
Allah Pelindung orang-orang yang beriman; Dia
mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada NUUR / CAHAYA (Al-Quran). Dan
orang-orang yang kafir, pelindung-pelindungnya ialah syaitan, yang mengeluarkan
mereka daripada NUUR / CAHAYA (Al-Quran) kepada kegelapan (kekafiran). Mereka itu adalah penghuni
neraka; mereka kekal di dalamnya. QS Al Baqarah [2]:257
Gambar Kitab agar selalu mereferensi ke tulisannya KITAB, yaitu "hitam dan putihnya", bukan sekedar omongan, karena banyak opini dibuat dari pengolahan lisan (memutar-mutar lidahnya, bahasa terjemahan Qurannya). Nama lain Al-Quran itu adalah Al-Kitab (dan ini yg paling sering digunakan).
وَإِنَّ مِنْهُمْ لَفَرِيقًا يَلْوُونَ أَلْسِنَتَهُم بِالْكِتَابِ لِتَحْسَبُوهُ مِنَ الْكِتَابِ وَمَا هُوَ مِنَ الْكِتَابِ وَيَقُولُونَ هُوَ مِنْ عِندِ اللَّهِ وَمَا هُوَ مِنْ عِندِ اللَّهِ وَيَقُولُونَ عَلَى اللَّهِ الْكَذِبَ وَهُمْ يَعْلَمُونَ [٣:٧٨]
Sesungguhnya diantara mereka ada segolongan yang memutar-mutar lidahnya membaca Al Kitab, supaya kamu menyangka yang dibacanya itu sebagian dari Al Kitab, padahal ia bukan dari Al Kitab dan mereka mengatakan: "Ia (yang dibaca itu datang) dari sisi Allah", padahal ia bukan dari sisi Allah. Mereka berkata dusta terhadap Allah sedang mereka mengetahui. QS Ali Imran [3]:78
Jadi Al Quran dan Al-Kitab itu satu kesatuan yg tidak dipisahkan, spt yg diulas sebelumnya, kita diajarkan utk selalu merujuk kepada tulisan (hitam putihnya) bukan sekedar dari bunyi lidah semata... QS 2:282 juga mengajarkan agar menuliskan segala hutang piutang dalam tulisan. QS 54:53, segala yang besar dan kecilpun tercatat.
Mari sedikit demi sedikit kita menjadikan Quran sebagai Pusat kita, beredarnya/bergeraknya/beramalnya kita baik yang nyata maupun tersembunyi (hati), kita tetap mengorbit pada Pusatnya/QuranNya.
Wallahu A'lam
---
Hari-Hari Hidup Qurani (H3Q)