A'uudzu billahi minasy Syaithaanir Rajiim
Bismillaahir Rahmaanir Rahiim
أَفَلَا يَتَدَبَّرُونَ الْقُرْآنَ وَلَوْ كَانَ مِنْ عِندِ غَيْرِ اللَّهِ لَوَجَدُوا فِيهِ اخْتِلَافًا كَثِيرًا ﴿النساء: ٨٢﴾
Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran? Kalau kiranya Al Quran itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya. (QS An Nisa [4]: 82)
ذَٰلِكَ بِأَنَّ اللَّهَ نَزَّلَ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ وَإِنَّ الَّذِينَ اخْتَلَفُوا فِي الْكِتَابِ لَفِي شِقَاقٍ بَعِيدٍ ﴿البقرة: ١٧٦﴾
Yang demikian itu adalah karena Allah telah menurunkan Al Kitab (nama lain dari Al Quran) dengan membawa kebenaran; dan sesungguhnya orang-orang yang berselisih tentang (kebenaran) Al Kitab itu, benar-benar dalam penyimpangan yang jauh (dari kebenaran). (QS Al Baqarah [2]: 176)
Disana menggunakan kata Ikhtilaf , berbeda atau berselisih dengan Al Quran. Jika kita berbuat demikian, maka itu tandanya adalah kita sudah berada dalam penyimpangan yang jauh dari Quran.
Harusnya orang2 yg mengaku berpegang pada Quran itu akan sama pemahamannya. Karena yang membuat mereka bisa satu pendapat ya karena satu pendapatnya / satu pendiriannya dg Quran. Kalau terjadi perbedaan maka itu disebabkan ada yang berbeda pendapatnya / pendiriannya dengan Quran.
وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا ۚ وَاذْكُرُوا نِعْمَتَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنتُمْ أَعْدَاءً فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُم بِنِعْمَتِهِ إِخْوَانًا وَكُنتُمْ عَلَىٰ شَفَا حُفْرَةٍ مِّنَ النَّارِ فَأَنقَذَكُم مِّنْهَا ۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمْ آيَاتِهِ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ [٣:١٠٣]
Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali Allah (Al Quran), dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk. (QS Ali Imran [3]:103).
Yang bisa membuat kita bisa bersatu adalah Allah swt dan itu tergantung dari kesatuan masing-masing pribadi apakah sudah menyatu pendirian/pendptnya dg Quran.
demikian wallahu a'lam
---
Hari-hari Hidup Qurani (H3Q)