SABAR - SELF CONTROL
يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ حَرِّضِ الْمُؤْمِنِينَ عَلَى الْقِتَالِ ۚ إِن يَكُن مِّنكُمْ عِشْرُونَ صَابِرُونَ يَغْلِبُوا مِائَتَيْنِ ۚ وَإِن يَكُن مِّنكُم مِّائَةٌ يَغْلِبُوا أَلْفًا مِّنَ الَّذِينَ كَفَرُوا بِأَنَّهُمْ قَوْمٌ لَّا يَفْقَهُونَ [٨:٦٥]
Hai Nabi, kobarkanlah semangat para mukmin untuk berperang. Jika ada dua puluh orang yang sabar diantaramu, niscaya mereka akan dapat mengalahkan dua ratus. Dan jika ada seratus orang yang sabar diantaramu, niscaya mereka akan dapat mengalahkan seribu dari pada orang yang ingkar, disebabkan mereka itu kaum yang tidak mengerti. QS Al Anfaal [8]:65
"PERANG itu adalah SABAR, SABAR itu adalah PERANG". Akan dibahas salah satu makna SABAR, yaitu SELF CONTROL.
Pengamalan SABAR itu harus dilakukan sejak dini, sejak usia paud, sekitar umur 2 tahun sudah dibiasakan atau dididik sabar. Belajar Menahan keinginan agar tidak selalu dituruti. Belajar menahan marah apabila ada situasi yang membuatnya marah, mainannya direbut teman dan sebagainya. Sejak dini anak sudah dilatih untuk menjadi kelompok Shabiriin (orang2 yg sabar), demikian alm. Munhari, pencetus H3Q ini.
Sebuah Penelitian dari Selandia Baru dan akhirnya diakui dunia, Dunedin, ditayangkan pada BBCEarth dalam episode "Predict The Future S.1, Eps 1", menyatakan bahwa kita bisa memprediksi masa depan seseorang apakah hidupnya akan menjalani kehidupan yang baik atau tidak, dapat dilihat dari sejak kanak-kanak umur 2-3 tahun. Dan faktor yang sangat mempengaruhi itu bukanlah besarnya IQ, bukan pula faktor kekayaan keluarganya, tapi adalah faktor SELF CONTROL pada dirinya.
"Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu." QS Ali Imran [3]:159.
Kalau tidak bisa menahan kekasaran, tentulah orang-orang di sekitarnya, baik di lingkungan tempat tinggalnya, lingkungan kerjanya atau klien/customer, akan menjauhkan diri dari orang yg tidak memiliki SELF CONTROL yg baik.
Anak yg memiliki SELF CONTROL yang baik di usia 3 tahun memiliki kecenderungan yang sangat besar akan kehidupannya yang baik mulai di usia 30-an tahun kemudian. Begitu juga sebaliknya. Apakah seseorang ketika dewasa, dapat mengontrol keuangan, memiliki relasi atau berhubungan dg orang lain dengan baik, ditentukan dari seberapa besar SELF CONTROL yang dimilikinya sejak dini.
Tidak hanya untuk kehidupan dunia saat mereka dewasa nanti, tapi juga untuk kehidupan akhirat, faktor SELF CONTROL atau SABAR itu yang dibutuhkan. SABAR itu tiketnya untuk masuk ke SurgaNya Allah swt.
"Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah
orang-orang yang BERJIHAD diantaramu dan belum
nyata orang-orang yang SABAR." (QS. Aali Imraan [3]: 142)
Syukurnya, menurut penelitian Dunedin, SELF CONTROL ini bisa dilatih dan dibentuk sejak dini,
Dan menurut penelitian Dunedin, ini akan mempengaruhi kehidupan berbangsa dan bernegara, bisa menghemat anggaran negara triliyunan dolar. Karena itu program SELF CONTROL dari Dunedin mendapat sambutan dari negara Inggris dan Amerika untuk dimasukkan ke dalam program kurikulum sekolah di negara mereka masing-masing.
Lalu bagaimana dengan kita yang Allah swt sudah memberikan pencanangan KOBARKAN SEMANGAT PERANG yaitu KOBARKAN SEMANGAT untuk BERSABAR pada ayat QS 8:65 diatas ?
Bagi yg memiliki anak, terlebih yang mempunyai sekolah pendidikan sejak dari PAUD sampai perguruan tinggi, programkan kurikulum pengamalan SABAR / SELF CONTROL sejak usia dini pada anak-anak, terlebih jika dikondisikan bersama-sama dengan teman-temannya sehingga membuat Kelompok Pembinaan SHABIRIIN.
Demikian, wallahu a'lam.
Wassalamualaikum wr.wb,
---
Hari-Hari Hidup Qurani (H3Q)