 |
| source : https://cdn.pixabay.com/photo/2016/03/31/21/34/building-1296511_960_720.png |
Tulisan ini dibuat ketika masjid-masjid digunakan untuk berkampanye menjelang pilkada, pilpres ataupun pileg. Dan sayangnya masjid-masjid sebagian digunakan pula untuk menyebarkan benih-benih kebencian dan permusuhan kepada suatu etnis tertentu atau pasangan calon tertentu. Beragam slogan diluncurkan mengatasnamakan, "Bela Agama", "Bela Islam", "Bela Allah", "Bela Quran".
Umat yang awam akan menyangka apa yang disampaikan oleh para pengisi mimbar di masjid-masjid tersebut akan dianggap sebuah kebenaran, walaupun ada sebagian umat yang berakal yang akan mencari kebenaran dan tidak langsung percaya akan apa yang ia dengar.
Mari kita simak kembali kepada Al Quran, firman Allah.
Masjid-masjid itu untuk membesarkan nama ALLAH swt, BUKAN nama-nama yang lain, untuk menyebarkan Kebajikan dan Taqwa kepada ALLAH swt, BUKAN untuk menyebarkan DOSA dan KEBENCIAN atau PERMUSUHAN, dan BUKAN pula untuk Taqwa kepada selain ALLAH swt.
Kalau ingin MEMBELA, BELA-LAH ALLAH swt bukan BELA yang lain yang bisa berbuat salah dan dosa. Karena ALLAH swt, DIA yg Al Haqq / KEBENARAN itu sendiri, (QS 22:62), yang tidak ada SALAH, Maha Suci ALLAH swt. Jadi BELA yang BENAR adalah Bela ALLAH swt, BUKAN Bela yang lain.
Salah satu MEMBELA ALLAH swt adalah dengan menyebarkan KEBAJIKAN dan TAQWA bukan Provokasi Kebencian dan Permusuhan.
Jika tidak mengikuti Petunjuk ALLAH swt tersebut, maka ingatlah amat BERAT SIKSA ALLAH swt bagi yang melanggarnya.
Segera Kembali ke Quran, PetunjukNya Allah swt.
فِي بُيُوتٍ أَذِنَ اللَّهُ أَن تُرْفَعَ وَيُذْكَرَ فِيهَا اسْمُهُ يُسَبِّحُ لَهُ فِيهَا بِالْغُدُوِّ وَالْآصَالِ [٢٤:٣٦]
Bertasbih kepada ALLAH di MASJID-MASJID yang telah DIPERINTAHKAN untuk DIMULIAKAN dan DISEBUT nama-Nya di dalamnya, pada waktu pagi dan waktu petang (Sepanjang Waktu), QS An Nuur [24]:36
وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ ۖ وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۖ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ ﴿٥: ٢
Dan tolong-menolonglah kamu dalam KEBAJIKAN dan TAQWA, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat DOSA dan PERMUSUHAN. Dan bertaqwalah kamu kepada ALLAH, sesungguhnya Allah amat BERAT siksa-Nya. QS Al-Maaidah[5]: 2
Wallahu a'lam (Hanya Allah yang lebih mengetahui)
--
Hari-Hari Hidup Qurani (H3Q)