إِنَّمَا يُرِيدُ الشَّيْطَانُ أَنْ يُوقِعَ بَيْنَكُمُ الْعَدَاوَةَ وَالْبَغْضَاءَ
"Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu", QS Al Maidah [5]:91
Guna menangkal benih-benih permusuhan dan kebencian, maka tulisan ini diangkat agar kita tidak boleh membenci kepada suatu kaum. Penulis sendiripun tidak masuk ke dalam kelompok Islam manapun. Kita harus bersahabat dengan kelompok manapun selama mereka sesuai dengan Quran.
Isu permusuhan Sunni-Syiah salah satu pemicu peperangan di Timur Tengah hingga saat ini. Karena itu tulisan ini upaya untuk meredam permusuhan dengan izin Allah, semoga.
Banyak orang-orang Syiah yang justru diterima haditsnya oleh para imam kitab2 hadits. Lalu mengapa saat ini masih saja ada yg termakan adu domba, sebagian yang mengaku Sunni/Ahlus Sunnah, tidak mau menerima orang Syiah, malah menuduhnya serampangan "sesat", sedangkan imam-imamnya mereka sendiri (imam-imam Sunni/Ahlus Sunnah) malah menerimanya, tidak tanggung2 oleh imam-imam sekaliber Imam Bukhari dan Imam Muslim.
Sebelumnya penulis pernah mempelajari sedikit ilmu Musthalahul Hadits di tahun 1995-1996 di Bandung. Dan sekarang ada alat bantu yang memudahkan penjelasan tentang status para perawi Hadits dalam bentuk gambar-gambar grafik, diambil dari aplikasi lidwa.com.
Dipilihkan para perawi-perawi dari kelompok Syiah yang berstatus sangat baik, seperti tsiqah, la ba' sa bih dan hafizh.
Istilah-istilah :
Kutubut Tis'ah : Adalah 9 buah Kitab-kitab Hadits Sunni, seperti Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abu Daud, Sunan Tirmidzi, Sunan An-Nasa'i, Sunan Ibnu Majah, Sunan Ahmad, Al-Muwatta’ Imam Malik, Sunan Ad-Darimi
Tsiqah : Secara istilah (terminologis), ahli hadis menggunakan kata ini untuk menunjukkan penilaian baik mereka terhadap orang yang memiliki reputasi kesalehan pribadi (‘adalah) dan sistem dokumentasi (dhabth) yang sempurna. Mereka tidak menerima orang yang hanya memiliki syarat pertama (‘adalah) jika tidak memiliki syarat kedua (dhabth), begitu juga sebaliknya. Kedua syarat ini harus terpenuhi hingga seorang perawi hadis berhak memperoleh predikat tsiqat dari ahli hadis.
la ba'sa bih : Perawi yang jujur terhadap apa yang diberitakan dan perawi tersebut tidak bermasalah (cacat dalam periwayatan).
Hafizh : adalah orang yang menghafal hadis sekurang-kurangnya 100.000 hadis beserta sanad dan matannya. dia menguasai ilmu dirayah dan riwayah. Jumlah hadis yang diketahuinya adalah lebih banyak daripada yang dia tidak ketahui. Dia adalah orang yang dapat mensahihkan sanad dan matan dengan baik serta dapat menjarh (mencela) dan menta’dil (memuji) rawi sesuatu hadis.
Syi'ah : Penganut Mazhab Syi'ah.
Disebutkan Nama Perawinya misal : Data "Abbad bin Ya'qub", beserta riwayat singkatnya. Lalu sebelahnya ada tabel pendapat Ulama-ulama yg mayoritas adalah Sunni, dan mengomentari tentang Abbad bin Ya'qub. Lalu sebelahnya lagi ada Grafik jumlah hadits-haditsnya di kitab2 hadits mana saja (kutubut tis'ah) yang di dalamnya ada perawi bernama Abbad bin Ya'qub.
Berikut adalah para perawi-perawi Syiah tersebut :
demikian, Wallahu a'lam
---
Hari-Hari Hidup Qurani (H3Q)