A'uudzu billaahi minasy Syaithaanir rajiim
Bismillaahir rahmaanir rahiim
Setelah kita mengerti bahwa segala sesuatu terjadi/tercipta karena Allah yang berbuat, bahkan terhadap semua tindakan yang kita lakukan. Kita bisa melakukan aktifitas seperti makan, melihat, menulis, bangun tidur, atau tidur lagi, kantuk, mengingat, lupa dan sebagainya adalah pelayanan Allah yang luar biasa kepada kita. Allah swt berorientasi full kepada manusia dan juga jin.
Kita hanya punya kehendak atau azzam yang sangat kuat di dalam hati, selebihnya adalah Allah yang bekerja melayani utk kita, Allah swt selalu menciptakan berdasarkan perhitunganNya, dan kehendak tiap manusia itu masuk dalam salah satu faktor perhitunganNya.
لَهُم مَّا يَشَاءُونَ عِندَ رَبِّهِمْ ۚ ذَٰلِكَ جَزَاءُ الْمُحْسِنِينَ [٣٩:٣٤]
Mereka memperoleh apa yang mereka kehendaki pada sisi Tuhan mereka. Demikianlah balasan orang-orang yang berbuat baik (QS Az Zumar 39:34)
Karena itu support dan dukungan yg sangat dahsyat dari Allah swt harus kita optimalkan utk kebaikan dan pengabdian kembali kpd Allah swt, sebagaimana seruan dariNya pada ayat di atas. Beribu sayang bahkan bertriliyun sayang sekali jika memiliki kehendak ditujukan utk kejahatan yang pasti akan merusak diri kita sendiri.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَجِيبُوا لِلَّهِ وَلِلرَّسُولِ إِذَا دَعَاكُمْ لِمَا يُحْيِيكُمْ ۖ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ يَحُولُ بَيْنَ الْمَرْءِ وَقَلْبِهِ وَأَنَّهُ إِلَيْهِ تُحْشَرُونَ [٨:٢٤]
Hai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul apabila Rasul menyeru kamu kepada suatu yang memberi kehidupan kepada kamu, ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah membatasi antara manusia dan hatinya dan sesungguhnya kepada-Nya-lah kamu akan dikumpulkan.
(QS Al Anfaal [8]:24).
Antara hati tiap manusia dengan Allah swt itu sangat kuat koneksinya. Allah selalu memperhitungkan apa yang menjadi bisikan hati (niat, kehendak, azzam, persangkaan, pemikiran, dorongan, cinta dsb). Karena itu, hati-hati dan selalu awas thd bisikan2 hati, perlu dicek selalu kpd QuranNya, karena Allah swt dengan segala kemahaanNya dengan cepat menciptakan apa yang ada dlm fikiran, niat, kehendak kita walaupun tidak semua langsung diwujudkan Allah swt, namun lebih tidak akan terwujud bila kita sendiri tidak memiliki kehendak, seperti tidak memiliki kehendak utk beriman, tidak memiliki kehendak untuk mendptkan petunjuk Allah swt, tidak ada kehendak utk diampuni Allah swt, tidak ada kehendak utk berbuat baik, tidak ada kehendak utk mendptkan karuniaNya, dst.
لِّلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۗ وَإِن تُبْدُوا مَا فِي أَنفُسِكُمْ أَوْ تُخْفُوهُ يُحَاسِبْكُم بِهِ اللَّهُ ۖ فَيَغْفِرُ لِمَن يَشَاءُ وَيُعَذِّبُ مَن يَشَاءُ ۗ وَاللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ [٢:٢٨٤]
Kepunyaan Allah-lah segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Dan jika kamu melahirkan apa yang ada di dalam hatimu atau kamu menyembunyikan, niscaya Allah akan membuat perhitungan dengan kamu tentang perbuatanmu itu. Maka Allah mengampuni siapa yang dikehendaki-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya; dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (QS Al Baqarah [2]:284).
QS 2:284 betapa Allah menguatkan dlm firmanNya tersebut, "Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu" setelah sebelumnya, Dia nyatakan Allah akan membuat perhitungan dengan kamu tentang apa yang kamu lahirkan dan juga yang kamu sembunyikan (bisikan2 hati). Bahwa semua yang ada di langit dan apa yang ada di Bumi, akan Allah swt kerahkan karena merupakan kuasaNya utk merespon apa yg kita perbuat termasuk apa yang tersembunyi dalam diri kita, salah satunya adalah kehendak. Oleh karena itu, waspadai niat2 buruk, itu sudah dinilai oleh Allah termasuk perbuatan dan dicatat. Segera singkirkan hal-hal yang buruk dan tidak berguna dalam hati dan pikiran kita.
Suara hati masing2 kita itu sangat didengar Allah swt, Allah swt selalu memperhitungkan segala sesuatu berdasarkan suara hati kita, termasuk kehendak apalagi soal cinta.
قُلْ إِن كَانَ آبَاؤُكُمْ وَأَبْنَاؤُكُمْ وَإِخْوَانُكُمْ وَأَزْوَاجُكُمْ وَعَشِيرَتُكُمْ وَأَمْوَالٌ اقْتَرَفْتُمُوهَا وَتِجَارَةٌ تَخْشَوْنَ كَسَادَهَا وَمَسَاكِنُ تَرْضَوْنَهَا أَحَبَّ إِلَيْكُم مِّنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ وَجِهَادٍ فِي سَبِيلِهِ فَتَرَبَّصُوا حَتَّىٰ يَأْتِيَ اللَّهُ بِأَمْرِهِ ۗ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الْفَاسِقِينَ [٩:٢٤]
Katakanlah: "jika bapa-bapa, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya". Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik. (QS At Taubah [9]:24).
Kesimpulannya, kita berupaya terus menerus utk mempunyai kehendak dan azzam yang mulia dan baik dan rasa cinta kpd Allah lebih besar dari segala cinta kita, karena Allah swt akan mengerahkan segala kemahaanNya utk menciptakan segala sesuatu sehingga terwujud nyata, salah satu faktor perhitunganNya berdasarkan kehendak dari setiap manusia. Begitulah pelayanan Allah swt yang luar biasa kepada tiap diri manusia, Allah swt yang bekerja, kita diperingan hanya punya kehendak yang kuat. Sayang saja jika tidak punya kehendak yg terbaik dan termulia yang hidup dalam hati masing-masing.
----- sambungannya ----
Setiap ayat Quran adalah Kebesaran, Kemuliaan, Janji, Kepastian, Konsep, Sistem dari Allah swt, termasuk ayat berikut ini
لِّلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۗ وَإِن تُبْدُوا مَا فِي أَنفُسِكُمْ أَوْ تُخْفُوهُ يُحَاسِبْكُم بِهِ اللَّهُ ۖ فَيَغْفِرُ لِمَن يَشَاءُ وَيُعَذِّبُ مَن يَشَاءُ ۗ وَاللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ [٢:٢٨٤]
"Kepunyaan Allah-lah segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Dan jika kamu melahirkan apa yang ada di dalam hatimu atau kamu menyembunyikan, niscaya Allah akan membuat perhitungan dengan kamu tentang perbuatanmu itu. Maka Allah mengampuni siapa yang dikehendaki-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya; dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu."QS Al Baqarah [2]:284.
"This ayah QS 2:284 tells us, Allah depends on Your Thoughts to create Things", so beware of your thoughts, Always Gratitude, stop complaining."
FEELING GOD = FEELING GOOD
SAYING GOD = SAYING GOOD
Ayat itu termasuk salah satu khazaainu samawaati wal ardh, termasuk kunci2 dari Allah swt. Semua ayatNya adalah kunci dariNya. Salah satu pngamalannya adalah isi lagu Edhak tadi, اضحك لدنياك, "tersenyumlah kepada duniamu"
Banyak ayat yg memaparkan bahwa "Allah .... man yasya', الله .... من يشاء
Seringnya diartikan "Allah <berbuat> kpd siapa dikehendakiNya"
Kalau saya mmaknai : "Allah <berbuat> kpd siapa yg menghendaki"
Saya bertanya kpd dua orang guru di waktu dan kesempatan yang berbeda ( Alm. Munhari dan Cak Nurhadi) siapa yg melakukan يشاء / YASYA' (menghendaki) ? Dijawab : oleh keduanya, Allah dan من / MAN (siapa saja).
Allah always waits and makes our Thoughts becoming Things. Allah always listens and answers our inside. Karena itu, Be always positive thoughts, feelings, minds, wishes, etc, then Allah works for each of us fully 100% with His All Greatest Names. Bukankah ada hadits Qudsi, "Allah itu bagaimana persangkaan hamba kpd-Ku?"
Salah satu يشاء / YASYA' (Menghendaki) itu adalah Visualisasi, Visi.
We visualize and then Allah helps you materialize.
يشاء / YASYA' itu berasal dari kata SYA'A (Kehendak) dan kemudian menjadi SYAI'UN (kehendak yang terwujud, bisa berupa materi, peristiwa, karakter dsb).
Jadi penerapan يشاء / YASYA' itu sampai terjadi Visualisasi Sya'a sehingga selalu terbayang apa yg dimaui.
Saat ini adalah KITA dan semua yang ada di sekeliling kita adalah hasil يشاء / YASYA' kita yang dahulu, Allah yang mengabulkan/mendengarkan dan segala kemahaanNya menciptakan/melayani Yasya' itu. Karena itu, jangan berhenti YASYA'nya (berkehendak), karena Allah swt tidak pernah berhenti, bahkan tertidur atau mengantuk utk menciptakan/mewujudkannya.
The beginning of Creation to us is at every single word "I want to be" or "I am not", so beware of your thoughts, feelings, and words of saying.
The positive thoughts, feelings or other mentions from inside is more hundreds times powerful then the negative thoughts, feelings. (Bukankah ini sesuai dg hadits, RahmatKu lebih besar dari MurkaKu ?).
يشاء / YASYA' itu bentuknya fi'il mudhari', yang dilakukan terus menerus, jadi visualisasi for good things harusnya juga terus menerus.
We visualize and then Allah helps you materialize.
إِنَّمَا أَمْرُهُ إِذَا أَرَادَ شَيْئًا أَن يَقُولَ لَهُ كُن فَيَكُونُ.
"Sesungguhnya keadaan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata
kepadanya: "Jadilah!" maka terjadilah ia. QS Yaasin 36:82
Sadarkah kita, bertebaran ayat2Nya di Quran, bahwa Allah swt sendiri mengajarkan kepada kita tentang bagaimana pengamalan YASYA' yaitu visualisasi SURGA ?
Demikian kira2. Wallahu a'lam.
---
Hari-Hari Hidup Qurani (H3Q)