Saya sering mendengar orang2 yg beragama, mengucapkan "Barakallah Tabarakallah"... kenapa jadi ngetrend sekarang ini ?
Saya amati ini berkaitan dg tujuan agar menghindari adzab disebabkan oleh 'ain, katanya. 'Ain ini berupa penyakit.
Penyakit Ain (katanya lagi) adalah – Penyakit yang datang ke dalam diri kita ternyata dapat ditimbulkan dari dalam hati. Tidak hanya penyakit fisik maupun non fisik, tetapi bisa juga penyakit yang menghantui juga dapat menyebabkan penurunan
kondisi tubuh. Bahkan, sampai sulit untuk disembuhkan, sehingga penderitanya menjadi terbatas dalam menjalani aktivitas.
Datangnya penyakit 'ain (katanya) bila kita dipuji, lantas tidak dikembalikan kpd Allah pujiannya tsb, sehingga utk menghindari harus mengucapkan "Barakallah Tabarakallah".
====
Masa spt itu ? hanya gara-gara pujian bisa turun adzab dari Tuhan yang katanya mereka Maha Pengampun.
Jadi koq, malah berburuk sangka kepada Allah ya. Kesannya Allah mudah sekali nurunin adzab jika kita dipuji oleh orang lain namun tidak mengucapkan "Barakallah Tabarakallah". Di dalam Al-Quran juga tidak diajarkan oleh Allah tentang 'Ain tersebut.
Janganlah berburuk sangka spt itu kepada Allah karena berburuk sangka spt itu adalah buruk sangka jahiliyah.
"Kemudian setelah kamu berdukacita, Allah menurunkan kepada kamu keamanan (berupa) kantuk yang meliputi segolongan dari pada kamu, sedang segolongan lagi telah dicemaskan oleh diri mereka sendiri, mereka menyangka yang tidak benar terhadap Allah seperti sangkaan jahiliyah" QS Ali Imran [3]:154
Kalau terkena musibah sakit atau penyakit, tidak perlulah berburuk sangka kepada Allah bahwa dia atau orang lain merasa sedang diadzab karena karangan sebagian manusia ttg 'ain itu. Introspeksi diri saja, penyakit itu darimana asalnya, apa penyebabnya. Karena semua musibah disebabkan oleh perbuatan kita sendiri.
"Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali" QS Ar-Rum [30]:41
Lantas apa ga boleh mengucapkan "Barakallah Tabarakallah" ?
Ya bolehlah, bagus itu.
Mengucapkan Barakallah, asal hati tidak buruk sangka kpd Allah, bukan dalam rangka agar Allah tidak menurunkan adzab.
Silakan sambil berucap "Barakallah Tabarakallah", dan yang penting hati merasa bersyukur karena selalu sedang diberkahi Allah, Tuhan. Itulah makna dari Baarakallah Tabaarakallah sebenarnya. Hati kita yang diamati oleh Tuhan.