بِسْمِ اللهِ الْوَاسِعِ الْعَلِيْمِ
فَاسْتَمْسِك بِالَّذِي اُوحِيَ اِلَيْكَ ( 43 : 43 )
إِنَّ الَّذِي فَرَضَ عَلَيْكَ الْقُرْآنَ لَرَادُّكَ إِلَىٰ مَعَادٍ ۚ قُل رَّبِّي أَعْلَمُ مَن جَاءَ بِالْهُدَىٰ وَمَنْ هُوَ فِي ضَلَالٍ مُّبِينٍ [٢٨:٨٥]
Sesungguhnya Yang mewajibkan atasmu Al Quran ( اِنَّ الَّذِي فَرَضَ عَلَيكَ الْقُرْآنَ ), benar-benar akan mengembalikan kamu ke tempat kembali ( لَرَادُّكَ اِلَى مَعَادِ ). Katakanlah ( قُل ): "Rabb-ku lebih mengetahui ( رَبِّي اَعْلَمُ ) orang yang membawa petunjuk (مَنْ جَاءَ بِالْهُدَى ) dan orang yang dalam kesesatan yang nyata" ( وَ مَنْ هُوَ فِي ضَلاَلٍ مُّبِينٍ ). ( Qs. 28 : 85 )
Pengajaran ( مَوْعِظَةٌ ), Petunujuk ( هُدًى ) dan Peringatan ( ذِكْرَى ) dari Qs. 28 : 85, yang dapat diambil,
a. Sesungguhnya Yang mewajibkan atasmu Al Quran ( اِنَّ الَّذِي فَرَضَ عَلَيكَ الْقُرْآنَ ),
1) sungguh Dia, Rabb-mu Yang menegaskan/menurunkan ayat telah MEWAJIBKAN ( فَرَضَ ) atas “ KAMU ( orang per orang ) untuk melaksanakan/mengamalkan al-Qur’an
2) jelaskan Dia, Rabb-mu mewajibkan ATASMU ( orang per orang ) Al Quran ( اِنَّ الَّذِي فَرَضَ عَلَيكَ الْقُرْآنَ ), BUKAN ATAS NEGARA; jangan LEPAS TANGAN, Rabb-mu Maha Mengetahui lagi Maha Teliti !!!
3) KAPAN AL-QUR’AN WAJIB DILAKSANAKAN ??? Tidak disebutkan/ditetapkan dalam ayat tersebut; maka dipahami “ KAPAN “ saja !!!
4) Kalau “ KAPAN “ saja, berarti juga “ DIMANA “ saja; karena “ tiada “ WAKTU “ tanpa “ TEMPAT ‘, dan tiada “ TEMPAT “ tanpa “ WAKTU “; tidak juga terbetik sedikitpun satu isyarat bahwa al-Qur’an harus dilaksanakan di NEGARA ISLAM, DI NEGARA YANG PEMERINTAHANNYA ISLAMI; kalau di Negara Komunis, Sosialis, Kapitalis, Leberal, Sekuler, TIDAK DIWAJIBKAN untuk DILAKSANAKAN
5) YANG HARUS BER-QUR’AN ITU KAMU ( ORANG PER ORANG ) BUKAN DAN BUKAN NEGARA
6) YANG AKAN DIKEMBALIKAN ITU KAMU ( ORANG PER ORANG ) BUKAN DAN BUKAN NEGARA
7) YANG AKAN DITETAPAKAN KEMBALI DENGAN MEMBAWA PETUNJUK ITU KAMU ( ORANG PER ORANG ), BUKAN DAN BUKAN NEGARA
8) Maka yang diberi petunjuk Rabb-mu juga bukan dan bukan NEGARA, tetapi renungkan penegasan-Nya berikut ini,
…. وَمَن يُؤْمِن بِاللَّهِ يَهْدِ قَلْبَهُ ۚ وَاللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ [٦٤:١١]
...... dan BARANG SIAPA YANG BER-IMAN (وَ مَنْ يُؤْمِن ) kepada Allah niscaya DIA MEMBERI PETUNJUK QALBUNYA (يَهْدِ قَلْبَهُ ). Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu ( Qs. 64 : 11 ).
Jelas dan Tegas, yang Dia beri petunujuk “ QALBU-NYA orang per orang “ , bukan dan bukan kepada Negara
9) WAKTU dan TEMPAT itu bagai dua sisi dari satu coin
10) Hal tersebut juga mengisyaratkan bahwa untuk mengaamalkan al-Qur’an perlu dipenuhi syarat tertentu
11) Juga harus di-imani dan diyakini bahwa al-Qur’an memang telah dirancang untuk dapat dilaksanakan KAPAN dan DIMANA saja, tanpa harus ada ada syarat tertentu
12) Bukan hanya dapat dilaksanakan, bahkan MUDAH diamalkan KAPAN dan DIMANA saja, perhatikan janji dan penegasan-Nya, berikut ini,
يُرِيدُ اللَّهُ أَن يُخَفِّفَ عَنكُمْ ۚ وَخُلِقَ الْإِنسَانُ ضَعِيفًا [٤:٢٨]
Allah hendak memberikan KERINGANAN kepadamu, dan manusia dijadikan bersifat lemah ( Qs. 4 : 28 ).
مَا أَنزَلْنَا عَلَيْكَ الْقُرْآنَ لِتَشْقَىٰ [٢٠:٢]
Kami tidak menurunkan Al Quran ini kepadamu agar kamu menjadi SUSAH ( Qs.20:2 )
فَإِنَّمَا يَسَّرْنَاهُ بِلِسَانِكَ لِتُبَشِّرَ بِهِ الْمُتَّقِينَ وَتُنذِرَ بِهِ قَوْمًا لُّدًّا [١٩:٩٧]
Maka sesungguhnya telah Kami MUDAHKAN Al Quran itu dengan bahasamu, agar kamu dapat memberi kabar gembira dengan Al Quran itu kepada orang-orang yang bertakwa ( الْمُتَّقِينَ ), dan agar kamu memberi peringatan dengannya kepada kaum yang membangkang ( Qs. 19 : 97 ).
فَإِنَّمَا يَسَّرْنَاهُ بِلِسَانِكَ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ [٤٤:٥٨]
Sesungguhnya Kami MUDAHKAN Al Quran itu dengan bahasamu supaya mereka mendapat pelajaran ( Qs. 44 : 58 )
وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِن مُّدَّكِرٍ [٥٤:١٧]
Dan sesungguhnya telah Kami MUDAHKAN Al-Quran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran? ( Qs. 54 : 17, 22, 32, 40 )
b. benar-benar akan mengembalikan kamu ke tempat kembali ( لَرَادُّكَ اِلَى مَعَادِ ). Dia, Rabb-mu Yang mewajibkan kamu, akan mengambalikan kamu ( orang per orang ) ke tempat kembali (اِلَى مَعَادِ ), dan Dia lebih mengetahui …
c. Katakanlah ( قُل ): "Rabb-ku lebih mengetahui ( رَبِّي اَعْلَمُ ) orang yang membawa petunjuk (مَنْ جَاءَ بِالْهُدَى ) dan orang yang dalam kesesatan yang nyata" ( وَ مَنْ هُوَ فِي ضَلاَلٍ مُّبِينٍ ). Tidak ada yang lebih mengetahui dari Rabb-mu, dan pengetahui Rabb-mu, adalah pengetahuan yang haq, siapa ( orang per orang ) yang datang dengan membawa petunjuk, dan siapa yang dalam kesesatan yang nyata !!!
اِنْ ضَلَلْتُ فَاِنَّمَآ اَضِلُّ عَلَى نَفْسِى وَ اِنِ اهْتَدَيْتُ فَبِمَا يُوحِي اِلَيَّ رَبِّي
اِنَّهُ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ ( 50 : 34 )
اِنَّهُ لَذِكْرٌ لَكَ وَ لِقَومِكَ وَ سَوفَ تُسْئَلُونَ ( 44 : 43 )
JAKARTA, 14 APRIL 2016 / 6 RAJAB 1437 H
PESANTREN BINA IMAS
THARIQAH MUSTAQIMAH
GERAKAN PENGAMALAN AL-QUR’AN ( GPQ )
MAJELIS PENGAMALAN AL-QUR’AN ( MPQ )
PENGASUH
muhammad munhari jufri ( mmj )
( عَسَى اللهُ اَنْ يَرْحَمَهُ وَ يَغْفِرَ لَهُ )