بِسْمِ اللهِ الْوَاسِعِ الْعَلِيْمِ
فَاسْتَمْسِك بِالَّذِي اُوحِيَ اِلَيْكَ ( 43 : 43 )
Maha Suci Allah swt. yang telah menurunkan Kitab ( al-Qur’an ) yang TIADA KERAGUAN padanya, petunjuk bagi para Muttaqiina ( Qs. 2 : 2 ); TIDAK ADA KERAGUAN PADANYA ( AL-QUR’AN ),
Berbicara tentang Khalifah … ? “ .. marilah ( patuh ) kepada apa yang telah diturunkan Allah swt. … ( < Qs. 4 : 61 > ... تَعَالَوا مَا اَنْزَلَ اللهُ ... ); “ …. Siapakah yang lebih benar perkataannya daripada Allah ? ( < Qs. 4 : 122 > ... وَ مَنْ اَصْدَقُ مِنَ اللهِ قِيلاً ) .
Kalau ber-iman kepada al-Qur’an yang tidak ada keraguan padanya, berbicara tentang “ KHALIFAH “, mari kita rujuk kepada “ apa kata Allah tentang hal tersebut dalam al-Qur’an “ ; Beberapa diantaranya,
وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَائِكَةِ إِنِّي جَاعِلٌ فِي الْأَرْضِ خَلِيفَةً … [٢:٣٠]
Ingatlah ketika Rabb-mu berfirman kepada para Malaikat: "Sesungguhnya AKU ( اِنِّي ) hendak MENJADIKAN ( جَاعِلٌ ) KHALIFAH DI BUMI ( جَاعِلٌ فِي اْلاَرْضِ خَلِيفَةً ) ....". ( Qs. 2 : 30 )
Jelas lagi tegas pernyataan dalam ayat tersebut, secara tersurat bahwa Yang menjadikan KHALIFAH di Bumi itu adalah ALLAH, bukan manusia ataupun Himpunan Manusia ( dalam Ormas, Parpol dls ); simak lagi ayat berikut,
وَهُوَ الَّذِي جَعَلَكُمْ خَلَائِفَ الْأَرْضِ …. [٦:١٦٥]
Dan DIA-LAH yang menjadikan kamu ( جَعَكُمْ ) sebagai PENGUASA-PENGUASA ( خَلاَئِفَ اْلاَرْضِ ) DI BUMI ......( Qs. 6 : 165 )
PENGUASA-PENGUASA ( BANYAK/JAMAK ), bahasa ASLINYA adalah ( خَلاَئِفَ ).
Di sebagian masyarakat kita yang tidak suka dengan sistem Kenegaraan yang sudah ada seperti Pancasila dan UUD 1945 sebagai Dasar Negara, istilah Khalifah konotasinya menjadi Penguasa Politik/Pemerintahan; dan istilah aslinya diubah menjadi KHALIFAH ISLAM BUKAN lagi istilah Allah swt lagi yaitu KHALIFAH DI BUMI ( خَلاَئِفَ اْلاَرْضِ ).
KHALIFAH ISLAM tidak pernah Allah swt ajarkan di dalam kitabNya yang Mulia, Al Quran.
Lebih rinci tentang Khalifah, perhatikan betul pengajaran Allah swt dalam Qs. 24 : 55,
وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنكُمْ وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُمْ فِي الْأَرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِينَهُمُ الَّذِي ارْتَضَىٰ لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُم مِّن بَعْدِ خَوْفِهِمْ أَمْنًا ۚ يَعْبُدُونَنِي لَا يُشْرِكُونَ بِي شَيْئًا ۚ وَمَن كَفَرَ بَعْدَ ذَٰلِكَ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ [٢٤:٥٥]
Dan Allah telah BERJANJI/MENJANJIKAN ( وَعَدَ ) kepada ORANG-ORANG YANG BER-IMAN ( الَّذِينَ آمَنُوا ) di antara kamu dan MENGERJAKAN AMAL-AMAL SHALEH ( وَ عَمِلُوا الصَّالِحَاتِ ) bahwa Dia ( ALLAH ) SUNGGUH AKAN MENJADIKAN MEREKA BERKUASA DI MUKA BUMI ( لَيَسْتَخْلِفَنَّهُمْ فِي اْلاَرْضِ ), sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.( Qs. 24 : 55 )
Masih ada beberapa ayat yang berbicara tentang “ Khalifah di Bumi “, tapi cukup jelas dan rinci yang diajarkan ayat ini ( Qs. 24 55 ); yang dapat ditangkap dengan jelas bahwa “ ke-khalifah-an “ adalah BUKAN SPI / Sistem Pemerintahan ISLAM.
Porsi manusia “ Pembinaan/Pengembangan ( istilah serdadu ) KE-IMANAN dan AMAL SHALEH “; selebihnya menurut ayat ini, adalah PORSI ALLAH…!!! Yang akan DIJADIKAN KHALIFAH oleh ALLAH SWT, adalah MEREKA ( BANYAK ) YANG PALING TINGGI MAQAM ( IMAN dan AMAL SHALEHNYA )… !!!
Maka mari kita wujudkan ‘ GERAKAN PENGAMALAN AL-QUR’AN“, dan kapan saja serta dimana saja ( di Negera Sekuler, Komunis, Sosialis, Leberal, Demokrasi, Atheis, di mana saja ), GAIRAHKAN/TINGKATKAN TERUS “ HARI-HARI HIDUP QUR’ANI ( H3-Q ) “; yakini saja bahwa Allah swt telah merancang al-Qur’an ini DAPAT dan MUDAH DIAMALKAN DI MANA SAJA ( lihat Qs. 4:28: Qs. 54 : 17, 22, 32, 40; Qs. 19 : 97; Qs. 44 : 58 )
اِنْ ضَلَلْتُ فَاِنَّمَآ اَضِلُّ عَلَى نَفْسِى وَ اِنِ اهْتَدَيْتُ فَبِمَا يُوحِي اِلَيَّ رَبِّي
اِنَّهُ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ ( 50 : 34 )
اِنَّهُ لَذِكْرٌ لَكَ وَ لِقَومِكَ وَ سَوفَ تُسْئَلُونَ ( 44 : 43 )
JAKARTA, 3 MARET 2016 / 24 JUMADI ULA 1437 H
MAJELIS PENGAMALAN AL-QUR’AN ( MPQ )
PENGASUH
almarhum Muhammad Munhari Jufri ( mmj )
Kolonel (Purn) Laut TNI - AL angkatan 1956
12-12-1938 s/d 05-08-2016
( عَسَى اللهُ اَنْ يَرْحَمَهُ وَ يَغْفِرَ لَهُ )