Pengangkatan IMAM BESAR versi ALLAH adalah mengangkat Nabi Ibrahim sbg IMAM bagi SELURUH MANUSIA, yang berarti buat seluruh umat, seluruh bangsa, seluruh generasi sejak Nabi Ibrahim sampai hari kiamat nanti, jadi bukan hanya untuk Umat Islam.
"Dan (ingatlah), ketika Ibrahim diuji Tuhannya dengan beberapa kalimat (perintah dan larangan), lalu Ibrahim menunaikannya. Allah berfirman: "Sesungguhnya Aku akan menjadikanmu IMAM bagi SELURUH MANUSIA". QS Al Baqarah [2]:124
"Sesungguhnya Ibrahim adalah seorang IMAM yang dapat dijadikan TELADAN lagi PATUH kepada ALLAH dan hanif. Dan sekali-kali bukanlah dia termasuk orang-orang yang mempersekutukan (Tuhan),(lagi) yang mensyukuri nikmat-nikmat Allah. Allah telah memilihnya dan menunjukinya kepada JALAN YANG LURUS." QS An Nahl [16]:120-121
Jadi, rasanya kita manusia yg serba lemah dan bodoh dibandingkan Allah yang Maha Kuasa dan Maha Berpengetahuan, tidak perlu lagi mengangkat seorang manusia yg harus dijadikan IMAM BESAR apalagi cuman khusus buat Umat Islam, dan umat Islam yg mana pula.
Padahal kata Allah, Nabi Ibrahim diangkat jadi IMAM bagi SELURUH MANUSIA. Dan lagipula Nabi Ibrahim sudah berhasil melewati ujian2 Allah.
Pilihan Allah swt kepada Nabi Ibrahim sebagai IMAM BESAR bagi seluruh manusia, pasti dipilih atas dasar semua pertimbangan ke-MAHA-anNya Allah yang serba baik (ASMAUL HUSNA), dan pasti tidak salah pilih. Sedangkan pilihan dari manusia utk mengangkat seseorang utk menjadi IMAM BESAR, pasti banyak kelemahannya.
Apa kita menganggap remeh saja pengangkatan IMAM BESAR dari Allah langsung tersebut kah ? sehingga berani membuat tandingan kpd Allah swt ?
"Maka apakah kamu menganggap remeh saja Al-Quran ini?" (QS Al-Waaqia [56]:81)
Wallahu a'lam
---
Hari-hari Hidup Qurani (H3Q)