Kita belajar agar penggunaan istilah kita SAMA dengan yg DIUCAPKAN Rasulullah, Jibril dan juga Allah swt. Coba sama-sama kita simak ayat-ayat Allah berikut ini menyangkut istilah Khalifah.
مَا تَعْبُدُونَ مِن دُونِهِ إِلَّا أَسْمَاءً سَمَّيْتُمُوهَا أَنتُمْ وَآبَاؤُكُم مَّا أَنزَلَ اللَّهُ بِهَا مِن سُلْطَانٍ ۚ إِنِ الْحُكْمُ إِلَّا لِلَّهِ ۚ أَمَرَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ ۚ ذَٰلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ [١٢:٤٠]
"Kamu tidak mengikuti yang selain Allah kecuali hanya mengikuti nama-nama/istilah-istilah yang kamu dan bapak-bapakmu membuat-buatnya. Allah tidak menurunkan suatu keteranganpun tentang nama-nama/istilah-istilah itu. Keputusan itu hanyalah kepunyaan Allah. Dia telah memerintahkan agar kamu tidak mengikuti selain Dia. Itulah agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui". QS Yusuf [12]:40
Terus memperbaiki agar penggunaan istilah kita mengenai istilah-istilah Islam, SAMA dengan yg DIUCAPKAN Rasulullah, Jibril dan juga Allah swt.
وَمَنْ أَصْدَقُ مِنَ اللَّهِ حَدِيثًا [٤:٨٧]
"Dan siapakah orang yang lebih benar perkataan(nya) dari pada Allah?" QS An Nisa [4]:87
Dan agar pula ketika kita memperjuangkan sesuatu, namun ternyata dari istilah sesuatu tersebut pun sudah berupa Hoax / Fiktif di sisi Allah swt, seperti perjuangan menegakkan Khalifah Islam , sedangkan tidak ada Allah mengajarkan istilah tersebut. Masa yg diperjuangkan adalah sesuatu yg hoax/fiktif ? Apakah tidak takut akan amalannya sia-sia belaka ? Dan Allah sudah menjadikan tiap diri manusia sebagai Khalifah, apakah tidak puas dengan pengangkatan Allah yg sudah sedemikian tingginya itu ?
demikian, wallahu a'lam
--
Hari-Hari Hidup Qurani (H3Q)