Dalam Al Quran tidak sedikit penyebutan benda-benda angkasa oleh Allah swt, tentu ada maksud. Allah yang Maha segalanya memilih kata pasti punya maksud dan tujuan.
Al Ardh الارض/ (Bumi) 460 x
Asy Syams الشمس/(Matahari) 32 x
Al Qomar القمر/(Bulan) 27 x
An Najm النجم /(Bintang) 13 x
Kaukabun (Planet2) 5 x
Al Buruuj البروج/(Galaksi) 4 x
As Samawat السموات/(Banyak Langit/Banyak Alam Semesta) 190 x
As Sama’ السماء/ (Langit/Alam Semesta) 120 x
Ad Dukhan الدخان/ (Kabut) 2 x
ثُمَّ اسْتَوَىٰ إِلَى السَّمَاءِ وَهِيَ دُخَانٌ فَقَالَ لَهَا وَلِلْأَرْضِ ائْتِيَا طَوْعًا أَوْ كَرْهًا قَالَتَا أَتَيْنَا طَائِعِينَ ﴿فصلت: ١١﴾
Kemudian Dia menuju kepada penciptaan langit dan langit itu masih merupakan DUKHAN / Nebula/ asap, lalu Dia berkata kepadanya dan kepada bumi: "Datanglah kamu keduanya menurut perintah-Ku dengan suka hati atau terpaksa". Keduanya menjawab: "Kami datang dengan THA'AT / suka hati". (41: 11)
Fenomena KETUNDUKAN / KETHA-ATAN benda-benda itu semua kepada Allah sekarang kita pahami. Berputar / Bergerak mengelilingi yang menjadi PUSATnya.
Al Qamar / Bulan mengelilingi Al Ardh / Bumi.
Bumi dan Kaukaban / Planet2 mengelilingi PUSAT-nya, yaitu Asy-Syams / Matahari.
Matahari beserta An-Najm (Bintang) yang lain mengelilingi PUSAT-nya Al-Buruuj (Galaksi).
Pergerakan mereka sangatlah presisi, sehingga untuk terjadinya kekacauan lintasan tidak terjadi.
لَا الشَّمْسُ يَنبَغِي لَهَا أَن تُدْرِكَ الْقَمَرَ وَلَا اللَّيْلُ سَابِقُ النَّهَارِ وَكُلٌّ فِي فَلَكٍ يَسْبَحُونَ ﴿يس: ٤٠﴾
Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malampun tidak dapat mendahului siang. Dan masing-masing beredar pada garis edarnya. (36: 40)
وَهُوَ الَّذِي خَلَقَ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ كُلٌّ فِي فَلَكٍ يَسْبَحُونَ ﴿الأنبياء: ٣٣﴾
Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya. (21: 33)
Semuanya bergerak berdasarkan GARIS EDARnya masing-masing yang sudah Allah tetapkan.
Seandainya mereka tidak berada di garis edarnya akan terjadi kekacauan. Asteroid atau Komet yang menyimpang dari garis edarnya bisa menabrak planet yang lain seperti kejadian Shoemaker Levi menabrak Jupiter. Asteroid yang menyimpang telah menabrak bumi yang diperkirakan puluhan juta yang lalu yang diduga terjadi kepunahan dinosaurus.
أَمْ أَمِنتُم مَّن فِي السَّمَاءِ أَن يُرْسِلَ عَلَيْكُمْ حَاصِبًا ۖ فَسَتَعْلَمُونَ كَيْفَ نَذِيرِ [٦٧:١٧]
atau apakah kamu merasa aman terhadap Allah yang (berkuasa) di LANGIT bahwa Dia akan mengirimkan badai yang berbatu. Maka kelak kamu akan mengetahui bagaimana (akibat mendustakan) peringatan-Ku?
Bagaimana dengan MANUSIA ?
1. Allah sudah tetapkan PUSAT-nya manusia, agar manusia tertib, teratur, seimbang, harmoni, tidak terjadi kekacauan dan kerusakan, itulah yg disebut dengan HIKMAH.
Allah sudah turunkan Quran yang penuh dengan HIKMAH, untuk dijadikan sebagai PUSAT-nya pergerakan manusia.
يس ﴿١﴾
وَالْقُرْآنِ الْحَكِيمِ ﴿٢﴾
Yaa siin (1)
Demi Al Quran yang penuh hikmah, (2)
اتَّبِعُوا مَا أُنزِلَ إِلَيْكُم مِّن رَّبِّكُمْ وَلَا تَتَّبِعُوا مِن دُونِهِ أَوْلِيَاءَ ۗ قَلِيلًا مَّا تَذَكَّرُونَ [٧:٣]
Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu dan janganlah kamu mengikuti pemimpin-pemimpin selain-Nya. Amat sedikitlah kamu mengambil pelajaran (daripadanya).
ITTABI'UU / ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu (Quran). ITTABI'UU itu adalah ikuti layaknya benda-benda angkasa itu beredar, menjadikan Quran sebagai Pusat peredaran kamu / manusia. Ikuti sehingga kamu menjadi satelit-satelitnya Quran, sebagaimana benda-benda angkasa itu menjadi satelit Pusatnya. Bulan menjadi satelitnya Bumi. Bumi dan planet2 menjadi satelitnya Matahari dan seterusnya.
Jika kamu/manusia keluar dari garis edar yang sudah Allah tetapkan, pasti kamu akan kacau hidupnya, tertarik oleh gravitasi2 lain seperti halnya asteroid / komet yang menyimpang dari garis edarnya, dan pasti hancur berbenturan dengan yang lain.
وَمَن يَعْشُ عَن ذِكْرِ الرَّحْمَٰنِ نُقَيِّضْ لَهُ شَيْطَانًا فَهُوَ لَهُ قَرِينٌ [٤٣:٣٦]
Barangsiapa yang berpaling dari pengajaran Tuhan Yang Maha Pemurah (Al Quran), kami adakan baginya syaitan (yang menyesatkan) maka syaitan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya.
2. Al Quran, Allah memerintahkan kita untuk mematuhi bahkan taat kepada Rasul dan Ulil Amri.
Ulil Amri adalah pusat-pusat terdekat dengan kita, yang hendaknya kita patuhi. Sebagaimana Bulan akan mematuhi kemanapun Bumi itu bergerak, dan Bulan tetap mengedari Bumi. Demikian pula dengan Bumi dan Planet-planet yang lain tetap mengedari Matahari kemanapun Matahari itu bergerak mengelilingi pusat Galaksi.
Sehingga kita diperintah untuk taat kepada Ulil Amri dimanapun kita berada. Jika Anda seorang Pilot harus mematuhi petugas ATC (Air Traffic Control), jika Anda seorang isteri, patuhi suami. Jika Anda seorang anak, patuhi orang tua. Jika kita bawahan di tempat kerja ataupun di organisasi, patuhi atasan kita, dan seterusnya. Saat kita pengguna lalu lintas, patuhi petugas Polisi dan DLLAJ yang mengatur lalu lintas. Kita Rakyat Indonesia maka patuhi Pemerintah kita, patuhi Walikota/Bupati, Gubernur, Presiden dan seluruh jajarannya. Itu adalah perintah Allah dalam Al Quran.
Jika kita tidak mematuhi Ulil Amri dan menjadikan mereka sebagai pusatnya, maka kita akan hancur, minimal bingung mau bergerak kemana dan akhirnya akan mengikuti di luar ketentuan Quran, karena bawaan lahir / Fithrah kita adalah untuk taat walaupun yang ditaati adalah untuk menipu kita sendiri.
وَقَالُوا رَبَّنَا إِنَّا أَطَعْنَا سَادَتَنَا
وَكُبَرَاءَنَا فَأَضَلُّونَا السَّبِيلَا [٣٣:٦٧]
Dan mereka berkata: "Ya Tuhan kami,
sesungguhnya kami telah mentaati pemimpin-pemimpin dan pembesar-pembesar kami YANG menyesatkan kami dari jalan (wahyu / Quran). QS Al Ahzab [33]: 67
يَا بَنِي آدَمَ لَا يَفْتِنَنَّكُمُ الشَّيْطَانُ كَمَا
أَخْرَجَ أَبَوَيْكُم مِّنَ الْجَنَّةِ يَنزِعُ عَنْهُمَا لِبَاسَهُمَا
لِيُرِيَهُمَا سَوْآتِهِمَا ۗ إِنَّهُ يَرَاكُمْ هُوَ وَقَبِيلُهُ مِنْ
حَيْثُ لَا تَرَوْنَهُمْ ۗ إِنَّا جَعَلْنَا الشَّيَاطِينَ أَوْلِيَاءَ
لِلَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ [٧:٢٧]
Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat
ditipu oleh syaitan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari
surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada
keduanya auratnya. Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dan
suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah
menjadikan syaitan-syaitan itu pemimpin-pemimpim bagi orang-orang yang tidak
beriman. QS Al A'raaf [7]:27
Mari sedikit demi sedikit kita menjadikan Quran sebagai Pusat kita, beredarnya/bergeraknya/beramalnya yang nyata maupun tersembunyi (hati) kita, mengikuti Pusatnya.
sekian, wallahu a'lam, silakan untuk diamalkan
---
Hari-Hari Hidup Qurani (H3Q)