هُوَ الَّذِي خَلَقَكُمْ فَمِنْكُمْ كَافِرٌ وَمِنْكُمْ مُؤْمِنٌ ۚ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ
DIA-lah yang menciptakan kamu maka di antara kamu ada yang KAAFIR dan di antaramu ada yang MU'MIN. Dan ALLAH Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. QS At Taghabun [64]:2
Di sini, Allah swt betul-betul menegaskan bahwa hanya Dia-lah yang mengetahui dg PASTI dan BENAR status masing-masing dari kita, siapakah yang KAAFIR dan siapa yang MU'MIN. Tidak akan ada yang menandingi hebat, akurasi penilaian dari Allah swt.
Diperkuat lagi dengan pernyataan ALLAH Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. Di sana menggunakan kata BASHIIR, yang diterjemahkan dengan "MAHA MELIHAT". BASHIIR adalah kata shifat musyabbahah, yg bentuk katanya tersebut mengandung makna "melakukan terus menerus atau selalu melakukan". Jadi BASHIIR adalah sifat dari ALLAH yang selalu melihat, dlm hal apa yang kita kerjakan. Allah swt tidak pernah tidur dan tidak pernah mengantuk dalam setiap melihat amalan/perbuatan kita.
Penilaian Allah swt berdasarkan 'data' perbuatan kita selama kita di dunia ini. Data tidak diambil hanya sekali tapi berkali-kali Allah swt mengambilnya bahkan setiap saat, sehingga Maha Tepat, Maha Akurat dalam memberikan penilaian. Tidak ada yang mampu melakukan seperti demikian, kecuali hanya Allah swt. Karena itu hanya Allah swt yg berhak untuk menilai seseorang itu KAAFIR atau MU'MIN.
Kumpulan data-data atau BIG DATA dari seluruh perbuatan kita selama di dunia inilah yang menjadi pertimbangan penilaian Allah swt apakah kita termasuk KAAFIR atau MU'MIN.
Demikian.
Wallahu a'lam bish shawab
Hari-Hari Hidup Qurani (H3Q)