بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
لَمْ يَكُنِ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ وَالْمُشْرِكِينَ مُنفَكِّينَ حَتَّىٰ تَأْتِيَهُمُ الْبَيِّنَةُ [٩٨:١]
Orang-orang kafir yakni ahli Kitab dan orang-orang musyrik (mengatakan bahwa mereka) tidak akan meninggalkan (agamanya) sebelum datang kepada mereka bukti yang nyata. QS Al Bayyinah [98]:1, terjemahan Departemen Agama.
Setelah kita mengulas, dalil yang seringkali digunakan untuk mengkafir-kafirkan orang lain terutama ditujukan kepada mereka yang tidak MENGAKU beragama Islam, yaitu surat Al-Kaafiruun, bisa dibaca di link berikut ini :
Sekarang, kita bahas Dalil Kedua, yaitu Surat Al-Bayyinah [98] ayat 1.
Terjemahan Depag sebelum tahun 2012, adalah berbunyi seperti di atas :
"Orang-orang kafir yakni ahli Kitab dan orang-orang musyrik (mengatakan bahwa mereka) tidak akan meninggalkan (agamanya) sebelum datang kepada mereka bukti yang nyata. "
Dari segi bahasa Arab Quran, terjemahan tersebut dirasa janggal, karena :
Kata "min" diterjemahkan menjadi "yakni". Padahal kata "min" bisa juga menunjukkan makna "sebagian", jadi tidak menunjukkan "semua". Kalau diterjemahkan "yakni" membuat persepsi itu "adalah" atau "semua". Persepsi yang timbul jadinya seperti ini : "orang-orang kafir yang dimaksud adalah ahli kitab dan orang2 musyrik".
Padahal kata "min" bukan itu yang dimaksud, melainkan "sebagian", tidak semua.
1. Bukti ayat bahwa tidak semua Ahli Kitab adalah kafir sebagai berikut :
لَيْسُوا سَوَاءً ۗ مِّنْ أَهْلِ الْكِتَابِ أُمَّةٌ قَائِمَةٌ يَتْلُونَ آيَاتِ اللَّهِ آنَاءَ اللَّيْلِ وَهُمْ يَسْجُدُونَ [٣:١١٣]
يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَيُسَارِعُونَ فِي الْخَيْرَاتِ وَأُولَٰئِكَ مِنَ الصَّالِحِينَ [٣:١١٤]
Mereka beriman kepada Allah dan hari penghabisan, mereka menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar dan bersegera kepada (mengerjakan) pelbagai kebajikan; mereka itu termasuk orang-orang yang saleh. Mereka itu tidak sama; di antara Ahli Kitab itu ada golongan yang berlaku lurus, mereka membaca ayat-ayat Allah pada beberapa waktu di malam hari, sedang mereka juga bersujud (sembahyang). QS Ali Imran [3]:113-114
عارف وريانتو: وَإِنَّ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ لَمَن يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَمَا أُنزِلَ إِلَيْكُمْ وَمَا أُنزِلَ إِلَيْهِمْ خَاشِعِينَ لِلَّهِ لَا يَشْتَرُونَ بِآيَاتِ اللَّهِ ثَمَنًا قَلِيلًا ۗ أُولَٰئِكَ لَهُمْ أَجْرُهُمْ عِندَ رَبِّهِمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ سَرِيعُ الْحِسَابِ [٣:١٩٩]
Dan sesungguhnya diantara Ahli Kitab ada orang yang beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada kamu dan yang diturunkan kepada mereka sedang mereka berendah hati kepada Allah dan mereka tidak menukarkan ayat-ayat Allah dengan harga yang sedikit. Mereka memperoleh pahala di sisi Tuhannya. Sesungguhnya Allah amat cepat perhitungan-Nya. QS Ali Imran [3]:199
2. Sebagian orang musyrik ada yang bertaubat. Buktinya banyak para sahabat Nabi Muhammad saw yang awalnya musyrik dan memusuhi Nabi Muhammad saw yang kemudian bertaubat dan mengikuti dan membela Nabi Muhammad saw.
وَأَذَانٌ مِّنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ إِلَى النَّاسِ يَوْمَ الْحَجِّ الْأَكْبَرِ أَنَّ اللَّهَ بَرِيءٌ مِّنَ الْمُشْرِكِينَ ۙ وَرَسُولُهُ ۚ فَإِن تُبْتُمْ فَهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ ۖ وَإِن تَوَلَّيْتُمْ فَاعْلَمُوا أَنَّكُمْ غَيْرُ مُعْجِزِي اللَّهِ ۗ وَبَشِّرِ الَّذِينَ كَفَرُوا بِعَذَابٍ أَلِيمٍ [٩:٣]
Dan (inilah) suatu permakluman daripada Allah dan Rasul-Nya kepada umat manusia pada hari haji akbar bahwa sesungguhnya Allah dan Rasul-Nya berlepas diri dari orang-orang musyrikin. Kemudian jika kamu (kaum musyrikin) bertobat, maka bertaubat itu lebih baik bagimu; dan jika kamu berpaling, maka ketahuilah bahwa sesungguhnya kamu tidak dapat melemahkan Allah. Dan beritakanlah kepada orang-orang kafir (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih.
QS At-Taubah [9]:3
فَإِن تَابُوا وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَآتَوُا الزَّكَاةَ فَإِخْوَانُكُمْ فِي الدِّينِ ۗ وَنُفَصِّلُ الْآيَاتِ لِقَوْمٍ يَعْلَمُونَ [٩:١١]
Jika mereka (musyrikin) bertaubat, mendirikan sholat dan menunaikan zakat, maka (mereka itu) adalah saudara-saudaramu seagama. Dan Kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi kaum yang mengetahui.
QS At-Taubah [9]:11
Disana, pada dua ayat di atas menggunakan huruf syarth "IN" yang artinya "jika", maknanya ada peluang mereka mau bertaubat, tergantung dari kesadaran mereka sendiri.
Kesimpulan :
Sehingga terjemahan dari QS Al Bayyinah [98]:1, menurut penulis yang tepat adalah :
"Orang-orang kafir; sebagian (bukan semuanya) ahli Kitab dan orang-orang musyrik belum meninggalkan (agamanya) sampai datang kepada mereka bukti yang nyata. " QS Al Bayyinah [98]:1.
sekian, wallahu a'lam
Wassalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh
Hari-Hari Hidup Qurani (H3Q)