Berbeda Agama itu Bukan Kemungkaran atau Kejahatan
====================================
Berbeda agama itu bukan Kemungkaran atau Kejahatan yang harus dihalangi apalagi dibasmi. Lalu menggunakan slogan Amar Ma'ruf, Nahi Munkar, ada sebagian umat Islam yang mencoba menghalang-halangi bahkan ingin menghancurkan rumah-rumah ibadah orang lain. Apa mereka tidak baca Al-Quran ? Kalau mengaku sebagai hamba Allah harusnya baca dan ikuti itu ajakan atau firman Allah, jangan ikuti ajakan
manusia yang buruk seperti itu.
Coba kita lihat Quran Surat Al-Baqarah ayat 62.
"Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shobiin, siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran kepada mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati. "
Allah memberi tahu kepada kita semua, apapun agamanya, baik itu Yahudi, Nasrani atau Shobiin (sebutan lain selain Yahudi, Nasrani saat itu), yang yakin terhadap Tuhan Penciptanya, dan berbuat baik dan yakin akan pembalasan akan perbuatan baiknya, maka mereka akan mendapatkan pahala dari Tuhan. Jadi mana ada Allah menyatakan perbedaan agama itu sebuah kemungkaran apalagi kejahatan.
Dan juga dalam Quran Surat Al-Hajj ayat 40
"Dan sekiranya Allah tiada menolak (keganasan) sebagian manusia dengan sebagian yang lain, tentulah telah dirobohkan biara-biara Nasrani, gereja-gereja, rumah-rumah ibadat orang Yahudi dan masjid-masjid, yang di dalamnya banyak disebut nama Allah. Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolongNya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa."
Di ayat di atas juga Allah melindungi rumah-rumah ibadah agama lain seperti Yahudi, Nasrani baik itu kuil, gereja, masjid dan lain sebagainya. Kalau Allah saja menjaga harusnya orang yang mengaku hamba Allah mengikuti apa yang Allah contohkan perbuatan baik itu. Dan harusnya lihat tempat-tempat ibadah agama lain, imannya bertambah, karena dibalik kokohnya bangunan tempat-tempat ibadah agama lain, di sana ada Allah yang menjaganya.
Jelas bahwa Allah mengajarkan agar kita tidak menganggap orang-orang yang berbeda agama dengan kita sebagai sebuah kemungkaran atau kejahatan. Dan Allah tidak pernah menganggap pula tempat-tempat ibadah agama lain itu sebagai tempat maksiat. Allah mengakui perbedaan agama itu. Jadi jika kita mengaku sebagai hamba Allah ikutilah cara Allah memperlakukan orang yang berbeda agama dengan perlakuan yang baik, dan melindungi tempat-tempat ibadah mereka pula.