بِسْمِ اللهِ الْوَاسِعِ الْعَلِيْمِ
وَاتَّقُوا اللهَ وَاعْلَمُوا اَنَّ اللهَ شَدِيْدُ الْعِقَابِ
Pendahuluan.
1. Al-Qur’an yang tiada keraguan padanya adalah merupakan petunjuk bagi para Muttaqin ( Qs. Al – Baqarah / 2 : 2 ), yang diturunkan oleh Allah swt dengan ilmu-Nya ( Qs. An – Nisaa’ / 4 : 166 ), maka dengan “ al – Qur’an berbicara tentang HARI INI “ dimaksudkan adalah petunjuk Allah swt yang tiada keraguan padanya tentang “ HARI INI “.
2. Al-Qur’an juga disebut al-hagg / kebenaran mutlak ( Qs. Ali – ‘Imran / 3 : 60 ) , maka apa yang dikatakan al-Qur’an tentang hari ini pastilah haqq dan tidak selayaknya diragukan.
3. Al – Qur’an, adalah juga disebut kalimat yang telah semurna Rabb ( Qs. An – Nisaa’ / 4 : 115 ) atau kalimat Allah swt yang sangat tinggi ( Qs. At – Taubah / 9 : 40 ), maka dengan “ al-Qur’an berbicara tentang hari ini “ dimaksudkan adalah ketetapan / penegasan Allah swt tentang hari ini .
Hari Membaca Kitab / Hari Berhisab Diri
4. " Bacalah kitabmu, cukuplah dirimu sendiri pada hari ini sebagai penghisab terhadapmu". Barangsiapa yang berbuat sesuai dengan hidayah (Allah), maka sesungguhnya dia berbuat itu untuk (keselamatan) dirinya sendiri; dan barangsiapa yang sesat maka sesungguhnya dia tersesat bagi (kerugian) dirinya sendiri. dan seorang yang berdosa tidak dapat memikul dosa orang lain, dan Kami tidak akan meng'azab sebelum kami mengutus seorang rasul. ( Qs. Al – Israa’ / 17 : 14, 15 )
Penegasan Allah swt dalam ayat tersebut menyatakan bahwa :
a. Hari ini adalah hari membaca kitab
b. Hari ini adalah hari menghisab diri
c. Dari membaca kitab atau menghisab diri akan harus dapat mengungkapkan apakah kita termasuk “ orang yang berbuat sesuai hidayah ( مَنِ اهْتَدَى ) “ atau “ orang sesat ( مَنْ ضلَّ ) “
Ayat tersebut tidak mengungkapkan kitab apa / kitab yang mana yang harus kita baca, namun Allah Swt menyatakan tentang kitab yang akan harus kita baca ditempat lain
5. Kami tiada membebani seseorang melainkan menurut kesanggupannya, dan pada sisi Kami ada suatu Kitab yang membicarakan kebenaran, dan mereka tidak dianiaya / dirugikan. ( Qs. Al – Mu’minun / 23 : 62 )
6. (Allah berfirman): "Inilah Kitab (catatan) Kami yang menuturkan terhadapmu dengan benar. Sesungguhnya Kami telah menyuruh mencatat apa yang telah kamu kerjakan". . Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh maka Rabb mereka memasukkan mereka ke dalam rahmat-Nya (surga), itulah keberuntungan yang nyata. Dan adapun orang-orang yang kafir (kepada mereka dikatakan): " maka apakah belum ada ayat-ayat Ku yang dibacakan kepadamu lalu kamu menyombongkan diri dan kamu jadi kaum yang berbuat dosa?" ( Qs. Al – Jaatsiyat / 45 : 29, 30 dan 31 )
Ayat-ayat tersebut menyatakan bahwa kitab yang akan harus kita baca adalah “ kitab yang berbicara benar ( كِتَابُ يَنْتِقُ بِالْحَقِّ )” ; kitab itu sekarang memang belum kita terima, tapi “ kitab yang berbicara benar / haqq “ yang bahkan kelak akan dijadikan timbangan atau tolok ukur telah ada bersama kita yaitu al – Qur’an / al – haqq sebagaimana diinformasikan Allah swt dalam Qs. Al – A’raaf / 7 : 8
7. Timbangan / toluk ukur pada hari itu ialah kebenaran / al – haqq / al – Qur’an ( keadilan ), maka barangsiapa berat timbangan kebaikannya, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung.
Maka penegasan-penegasan Allah swt dalam ayat – ayat tersebut menegaskan bahwa hari ini, adalah :
a. Hari membaca kitab
b. Hari menghisab diri
c. Dari membaca kitab atau menghisab diri akan harus dapat mengungkapkan apakah kita termasuk “ orang yang berbuat sesuai hidayah ( مَنِ اهْتَدَى ) “ atau “ orang sesat ( مَنْ ضَلَّ ) “
d. Dari membaca kitab atau menghisab diri akan harus dapat mengungkapkan apakah kita termasuk “ orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh “ atau “ orang yang kafir “ ( Qs. 45 : 30, 31 )
e. Kitab yang berbicara dengan benar / haqq dan sekaligus akan dijadikan tolok ukur nanti adalah al – Qur’an
f. Maka hari ini sesungguhnya adalah hari membaca kitab / al-Qur’an dan dalam membaca al – Qur’an sesungguhnya kita sekaligus menghisab maka hari ini adalah juga hari menghisab diri.
g. Hasil dari membaca kitab / al – Qur’an atau menghisab diri dengan al- Qur’an, harus dapat mengungkapkan :
1) apakah kita termasuk “ orang yang berbuat sesuai hidayah ( مَنِ اهْتَدَى ) “ atau “ orang sesat ( مَنْ ضَلَّ ) “
2). apakah kita termasuk “ orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh “ atau “ orang yang kafir “
Hari ini adalah hari bertemunya Kelompok Kecil dengan Kelompok Besar
8. Maka tatkala Thalut dan orang-orang yang beriman bersama dia telah menyeberangi sungai itu, orang-orang yang telah minum berkata: "Tak ada kesanggupan kami pada hari ini untuk melawan Jalut dan tentaranya." orang-orang yang meyakini bahwa mereka akan menemui Allah, berkata: "Berapa banyak terjadi golongan yang sedikit dapat mengalahkan golongan yang banyak dengan izin Allah, dan Allah beserta orang-orang yang sabar." ( Qs. Al – Baqarah / 2 : 249 )
Ayat tersebut mengisyaratkan bahwa hari ini adalah
a. Hari pertemuan dua kelompok, yaitu Kelompok Orang yang beriman ( Kelompok Kecil ) yang meyakini akan menemui Allah swt dengan Kelompok Orang yang tidak beriman ( Kelompok Besar )
b. Suatu pertemuan dua kelompok dalam persaingan atau perjuangan atau pertempuran / perang untuk memperoleh keunggulan
c. Kelompok kecil akan unggul dengan izin Allah swt bila mereka shabar
d. Tetapi hari ini juga hari yang dirasakan sebagai hari yang berat atau hari yang kita tidak ada kesanggupan ( لاَ طَاقَةَ لَنَا الْيَوْمَ )
e. Kelompok orang yang beriman yang kecil yang meyakini akan berjumpa dengan Allah swt, dengan izin Allah swt akan memperoleh keunggulan bila menjadi Shabirin / orang yang shabar.
f. Maka hari ini, hanya hari ini, jadilah orang Shabar, karena sesungguhnya kita tidak pernah berada di hari esok !
Hari Ini adalah Hari Penyempurnaan / Pencukupan / Keridlaan Allah swt
9. Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu.( Qs. Al – Maaidah / 5 : 3 )
Ayat tersebut menegaskan bahwa :
a. Hari ini adalah hari telah disempurnakan agama ( الْيَوْمَ اَكْمَلْتُ لَكُمْ دِيْنَكُمْ ), maka seberapa tingkat kesempurnaan keberagamaan dapat kita raih tergantung dari intensitas kita dalam menyambut dan memenuhi panggilan / seruan agama dan sungguh hari ini keberagamaan kita berkemungkinan untuk disempurnakan sebagaimana diisyaratkan oleh Allah swt dalam Qs. Ali – ‘Imran / : 154
10. Katakanlah: " sekiranya kamu berada di rumahmu, niscaya orang-orang yang telah ditakdirkan akan mati terbunuh itu keluar (juga) ke tempat mereka terbunuh ".
b. Hari ini adalah hari telah dicukupkan ni’mat Allah swt ( اَلْيَوْمَ اَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي ), maka seberapa besar tingkat kecukupan keni’matan itu dapat kita raih berkorelasi dengan seberapa intensif kita dalam memenuhi persyaratan tercurahnya ni’mat Allah swt; dan sungguh hari ini ni’mat tersebut berkemungkinan untuk dicukupkan, yaitu ketika maut menjemput, sebagaimana dinyatakan dalam Qs. An – Nisaa’ / 4 : 78.
11. Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh,
c. Hari ini adalah hari keridlaan ( اَلْيَوْمَ رَضِيْتُ لَكُمُ اْلإِسْلاَمَ دِيْنًا ), maka seberapa keridlaan Allah swt dasapat kita gapai berkaitan erat dengan seberapa intensif kita dalam memenuhi dan mengikuti keridlaan – Nya, sebagaimana dapat ditangkap dari pesan-Nya dalam Qs. Ali – ‘Imran / 3 : 174, dan proses untuk menggapai keridlaan akan berhenti ketika maut yang sangat berkemungkinan akan menjemput kita pada hari ini, sebagaimana telah diperingatkan dalam Qs. Al – Jum’ah / 62 : 8
12. Maka mereka kembali dengan nikmat dan karunia (yang besar) dari Allah, mereka tidak mendapat bencana apa-apa, mereka mengikuti keridhaan Allah, dan Allah mempunyai karunia yang besar. ( Qs. 3 : 174 )
13. Katakanlah: " sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, ( Qs. 62 : 8 )
Hari Ini, hari dihalalkan segala yang baik / thayyib
Tentang ini, Allah yang Maha Mengetahui ( عَلِيْمٌ حَكِيْمٌ ) lagi Maha Bijaksana ( Qs. 4 : 26 ), Dia menetapkan dalam kitab – Nya yang penuh dengan hikmah kebijaksanaan ( Qs. 10 : 1 ) ( الْكِتَابُ الْحَكِيْمُ ), sebagaimana dapat kit abaca pada Qs. Al – Maa,idah / 5 : 5
14. Pada hari ini dihalalkan bagimu yang baik-baik, makanan (sembelihan) orang-orang yang diberi Al Kitab itu halal bagimu, dan makanan kamu halal (pula) bagi mereka. (dan dihalalkan mangawini) wanita yang menjaga kehormatan diantara wanita-wanita yang beriman dan wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara orang-orang yang diberi Al Kitab sebelum kamu, bila kamu telah membayar mas kawin mereka dengan maksud menikahinya, tidak dengan maksud berzina dan tidak (pula) menjadikannya gundik-gundik, barangsiapa yang kafir sesudah beriman (tidak menerima hukum-hukum Islam) maka hapuslah amalannya dan ia di hari kiamat termasuk orang-orang merugi.
Maka telah sempurnalah firman / ketetapan Rabb – mu dengan benar lagi adil, dan tidak ada yang berhak dan dapat mengubah ketetapan – Nya, sungguh Dia , Allah Maha Mendengar dan Maha Mengetahui ( Qs. Al – An ‘aam / 6 : 115 ), demikian pula ketetapan dihalalkan-Nya bagimu yang baik-baik pada hari ini, maka sesuatu dikatakan baik ( thayyib ) manakala sesuatu itu memenuhi 3 ( tiga ) persyaratan, yaitu tidak mencemari iman, tidak menghapuskan amalan dan tidak mengakibatkan kerugian di Akhirat kelak; maka hendaklah hari ini kita selalu sadar dan berusaha berkehidupan dengan halal lagi baik / thayyib.
Hari ini, orang yang benar memperoleh manfaat dari kebenarannya
15. Allah berfirman: " ini adalah suatu hari yang bermanfaat bagi orang-orang yang benar kebenaran mereka, bagi mereka surga yang dibawahnya mengalir sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya; Allah ridha terhadapNya; itulah keberuntungan yang paling besar". ( Qs. Al – Maa-idah / 5 : 119 )
Maka jadikanlah “ hari ini “, hari yang bermanfaat secara optimal dengan memanfaat secara optimal waktu ( 24 jam ) dengan berbagai kegiatan qur’ani.
Jadikanlah “ hari ini “ hari yang penuh dengan manfaat, dengan “ membenarkan “ apa yang kita imani ( Qs. 2 : 177 )
Tingkat kemanfaatan yang dicapai sebanding dengan tingkat intensitas kegiatan qur’ani dalam memanfaat waktu ( 24 jam ) selama “ hari ini “.
Hari ini, kamu akan dibalas dengan adzab yang menghinakan
16. Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang membuat kedustaan terhadap Allah atau yang berkata: " telah diwahyukan kepada saya", padahal tidak ada diwahyukan
sesuatupun kepadanya, dan orang yang berkata: "saya akan menurunkan seperti apa yang diturunkan Allah." Alangkah dahsyatnya sekiranya kamu melihat di waktu orang-orang yang zalim berada dalam tekanan sakratul maut, sedang para malaikat memukul dengan tangannya, (sambil berkata): "Keluarkanlah anfusa-mu ( اَنْفُسَكُمْ ).”Pada hari ini kamu akan dibalas dengan adzab yang sangat menghinakan, karena kamu mengatakan terhadap Allah ( perkataan ) yang tidak benar dan (karena) kamu selalu menyombongkan diri terhadap ayat-ayat-Nya. ( Qs. Al – An’aam / 6 : 93 )
Maka hari ini ( bukan besok hari ), berkatalah yang benar / haq, dan tiadalah perkataan yang BENAR kecuali ”AL-QURAN” ( Qs.33 : 4 ); berkata selain apa yang dikatakan al-Qur’an, sesungguhnya yang demikian itu termasuk membuat kedustaan dan menyombongkan diri.
Hari ini, Allah swt melupakan Mereka
17. (yaitu) orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai main-main dan senda gurau, dan kehidupan dunia telah menipu mereka." Maka pada hari ini, Kami melupakan mereka sebagaimana mereka melupakan pertemuan mereka dengan hari ini, dan (sebagaimana) mereka selalu mengingkari ayat-ayat Kami. ( Qs. Al – A’raaf / 7 : 51 )
Menjadikan agama sebagai main-main dan senda gurau, sungguh yang demikian itu karena telah tertipu oleh Kehidupan Dunia; atau orang lebih mengutamakan Kehidupan Dunia, maka sesungguhnya dia telah membuat agamanya sebagai main-main dan senda gurau; yang demikian dia juga berarti mengingkari ayat-ayat Allah swt serta melupakan hari pertemuan ( Hari Qiyamah ).
Maka, hari ini ( bukan besok hari ), sekali-kali,
a. jangan menjadikan agama sebagai main-main dan senda gurau,
b. jangan hanya mementingkan Kehidupan Dunia, melupakan sama sekali keniscayaan Kehidupan Akhirat,
c. buatlah Kehidupan Dunia sebagai aktualisasi keimanan dan keyakinan akan ayat-ayat Allah swt.
Hari ini, syetan berjanji menjadi penolong
18. Dan ketika syaitan menjadikan mereka memandang baik pekerjaan mereka dan mengatakan: " tidak ada seorang manusiapun yang dapat menang terhadapmu pada hari ini, dan sesungguhnya saya ini adalah pelindungmu". Maka tatkala kedua pasukan itu telah dapat saling lihat melihat (berhadapan), syaitan itu balik ke belakang seraya berkata: " Sesungguhnya saya berlepas diri daripada kamu, sesungguhnya saya dapat melihat apa yang kamu sekalian tidak dapat melihat; sesungguhnya saya takut kepada Allah ". dan Allah sangat keras siksa-Nya. ( Qs. Al – Anfal / 8 : 48 )
Hari ini, sangat boleh jadi kita dalam pengaruh syetan ketika kita memandang / menganggap apa yang kita kerjakan baik / indah; maka ujilah pekerjaan itu dengan al-Qur’an. Karena “ keterpengaruhan oleh syetan “ itu sendiri, sungguh sudah merupakan siksaan yang sangat keras.
Hari ini, kamu berkedudukan tinggi
19. Dan raja berkata: " Bawalah Yusuf kepadaku, agar aku memilih dia sebagai orang yang rapat kepadaku". Maka tatkala raja telah bercakap-cakap dengan dia, dia berkata: " Sesungguhnya kamu (mulai) hari ini menjadi seorang yang berkedudukan tinggi lagi dipercayai pada sisi Kami".( Qs. Yusuf / 12 : 54 )
Maka Hari Ini, bukan “hari esok”, karena sesungguhnya kita pernah akan sampai pada “ hari esok “berusahalah menjadi orang yang berkedudukan tinggi dan mulia disisi Allah swt dengan selalu berusaha meningkatkan “ intensitas pengamalan al-Qur’an “ atau “ intensitas taqwa “ ( Qs. 49 : 13 )
Hari ini, hari tiada cercaan
20. Dia (Yusuf) berkata: " Pada hari ini tak ada cercaan terhadap kamu, mudah-mudahan Allah mengampuni (kamu), dan Dia adalah Maha Penyayang diantara para penyayang". ( Qs. Yusuf / 12 : 92 )
Bila kita ingin mendapat curahan ampunan dan kasih sayang dari Dia Yang Mahapenyayang diantara para penyayang, hendaklah “ hari ini “ dijadikan “ hari tiada cercaan “ kepada siapa-pun dan kepada apa-pun, sekalipun mungkin kita mendapat cercaan dari pihak lain. “ Hanya hari ini “, sekali lagi “ hanya hari ini “, kita jadikan “ hari tiada cecaan “.
Hari ini, hari kehinaan bagi Kafirin
21. Kemudian Allah menghinakan mereka di hari kiamat, dan berfirman: " Di manakah sekutu-sekutu-Ku itu (yang karena membelanya) kamu selalu memusuhi mereka (nabi-nabi dan orang-orang mukmin)?" berkatalah orang-orang yang telah diberi ilmu: "Sesungguhnya kehinaan dan azab hari ini ditimpakan atas orang-orang yang kafir", ( Qs. An – Nahl / 16 : 27 )
Hari ini, hari ‘adzab alim bagi mereka
22. Demi Allah, sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami kepada umat-umat sebelum kamu, tetapi syaitan menjadikan umat-umat itu memandang baik perbuatan mereka (yang buruk), maka syaitan menjadi pemimpin mereka di hari ini dan bagi mereka azab yang sangat pedih. ( Qs. An – Nahl / 16 : 63 )
Hari ini, hari tidak berbicara
23. Maka makan, minum dan bersenang hatilah kamu, jika kamu melihat seorang manusia, maka katakanlah: " Sesungguhnya aku telah bernazar berpuasa untuk Ar – Rahman yang Maha pemurah, maka aku tidak akan berbicara dengan seorang manusiapun pada hari ini". ( Qs. Maryam / 19 : 26 )
Hari Ini, hari Zhalimin berada dalam kesesatan yang nyata
24. Alangkah terangnya pendengaran mereka dan alangkah tajamnya penglihatan mereka pada hari mereka datang kepada Kam, tetapi orang-orang yang zalim pada hari ini (di dunia) berada dalam kesesatan yang nyata. ( Qs. Maryam / 19 : 38 )
Har Ini, hari beruntung bagi yang Menang
25. Maka himpunkanlah segala daya (sihir) kamu sekalian, kemudian datanglah dengan berbaris, dan sesungguhnya beruntunglah orang yang menang pada hari ini. ( Qs. Thahaa / 20 : 64 )
26. Kami berkata: "Janganlah kamu takut, sesungguhnya kamulah yang paling unggul (menang).( Qs. Thahaa / 20 : 68 )
Hari ini, hari kamu diabaikan
27. Allah berfirman: "Demikianlah, telah datang kepadamu ayat-ayat kami, maka kamu melupakannya, dan begitu (pula) pada hari ini kamupun dilupakan". ( Qs. Thahaa / 20 : 126 )
Hari ini, hari orang berteriak-teriak minta tolong
28. Hingga apabila Kami timpakan azab, kepada orang-orang yang hidup mewah di antara mereka, dengan serta merta mereka memekik minta tolong. Janganlah kamu memekik minta tolong pada hari ini, sesungguhnya kamu tiada akan mendapat pertolongan dari Kami. ( Qs. Al – Mu’minun / 23 : 64, 65 )
Hari ini, hari kemenangan karena kesabaran
29. Sesungguhnya Aku memberi balasan kepada mereka di hari ini, karena kesabaran mereka; sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang menang." ( Qs. Al – Mu’minun / 23 : 111 )
Hari ini, hari kebinasaan yang berulang
30. (akan dikatakan kepada mereka): "Jangan kamu sekalian hari ini mengharapkan satu kebinasaan, melainkan harapkanlah kebinasaan yang banyak" ( Qs. Al – Furqan / 25 : 14 ).
Hari ini, hari tiada manfataa maupun mudlarat
31. Maka pada hari ini sebahagian kamu tidak berkuasa (untuk memberikan) kemanfaatan dan tidak pula kemudharatan kepada sebahagian yang lain. dan Kami katakan kepada orang-orang yang zalim: " Rasakanlah olehmu azab neraka yang dahulunya kamu dustakan itu ". ( Qs. Saba’ / 34 : 42 )
Hari ini, hari tiada kerugian
32. Maka pada hari ini seseorang tidak akan dirugikan sedikitpun dan kamu tidak dibalasi, kecuali dengan apa yang telah kamu kerjakan. ( Qs. Yasin / 36 : 54 )
Hari ini, hari bersenang-senang
33. Sesungguhnya penghuni syurga pada hari ini bersenang-senang dalam kesibukan (mereka). ( Qs. Yasin / 36 : 55 )
Hari ini, hari memasuki jahannam
34. Sesungguhnya syaitan itu telah menyesatkan sebahagian besar diantaramu, maka apakah kamu tidak memikirkan ?. Inilah Jahannam yang dahulu kamu diancam (dengannya). Masuklah ke dalamnya pada hari ini disebabkan kamu dahulu mengingkarinya. ( Qs. Yasin / 36 : 62, 63, 64 )
Hari ini, hari mulut ditutup
35. Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; dan berkatalah kepada Kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan. ( Qs. Yasin / 36 : 65 )
Hari ini, hari menyerah diri
36. Inilah hari keputusan yang kamu selalu mendustakannya. (kepada malaikat diperintahkan): "Kumpulkanlah orang-orang yang zalim beserta teman sejawat mereka dan sembahan-sembahan yang selalu mereka sembah, selain Allah; maka tunjukkanlah kepada mereka jalan ke neraka. Dan tahanlah mereka (di tempat perhentian) karena sesungguhnya mereka akan ditanya: "Kenapa kamu tidak tolong menolong ?" Bahkan mereka pada hari ini menyerah diri. ( Qs. Ash – Shaaffat / 37 : 21 s/d 26 )
Hari ini, Allah bertanya “ milik siapa kerajaan hari ini ?”
37. (Dialah) yang Maha Tinggi derajat-Nya, yang mempunyai 'Arsy, yang mengutus Jibril dengan (membawa) perintah-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya, supaya dia memperingatkan (manusia) tentang hari pertemuan (hari kiamat). (yaitu) hari (ketika) mereka keluar (dari kubur); tiada suatupun dari keadaan mereka yang tersembunyi bagi Allah. (lalu Allah berfirman): " Kepunyaan siapakah kerajaan pada hari ini ?" kepunyaan Allah yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan. ( Qs. Al – Mu’min / 40 : 15, 16 )
Hari ini, hari pembalasan kepada setiap Nafs
38. Pada hari ini tiap-tiap jiwa diberi balasan dengan apa yang diusahakannya. tidak ada yang dirugikan pada hari ini. Sesungguhnya Allah amat cepat hisabnya. ( Qs. Al – Mu’min / 40 : 17 )
Hari ini, hari kamu berkuasa di bumi
39. (Musa berkata): "Hai kaumku, untukmulah kerajaan pada hari ini dengan berkuasa di muka bumi. siapakah yang akan menolong kita dari azab Allah jika azab itu menimpa kita!" Fir'aun berkata: "Aku tidak mengemukakan kepadamu, melainkan apa yang aku pandang baik; dan aku tiada menunjukkan kepadamu selain jalan yang benar". ( Qs. Al – Mu’min / 40 : 29 )
Hari ini, hari yang tidak bermanfaat bagi orang zhalim
40. (Harapanmu itu) sekali-kali tidak akan memberi manfaat kepadamu di hari ini karena kamu telah menganiaya (dirimu sendiri). Sesungguhnya kamu bersekutu dalam azab itu. ( Qs. Az – Zukhruf / 43 : 39 )
Hari ini, hari tiada kesedihan bagi hamba-Nya
41. "Hai hamba-hamba-Ku, tiada kekhawatiran terhadapmu pada hari ini dan tidak pula kamu bersedih hati. (yaitu) orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami dan adalah mereka dahulu orang-orang yang berserah diri. ( Qs. Az – Zukhruf / 43 : 68, 69 )
Hari ini, buku catatan diserahkan
42. Dan (pada hari itu) kamu lihat tiap-tiap umat berlutut. tiap-tiap umat dipanggil untuk (melihat) buku catatan amalnya pada hari ini kamu diberi balasan terhadap apa yang telah kamu kerjakan. (Allah berfirman): "Inilah Kitab (catatan)Kami yang menuturkan terhadapmu dengan benar. Sesungguhnya Kami telah menyuruh mencatat apa yang telah kamu kerjakan". ( Qs. Al – Jaatsiyah / 45 : 28, 29 )
Hari ini, hari tiada bertobat dan Allah swt melupakan kamu
43. Dan dikatakan (kepada mereka): "Pada hari ini Kami melupakan kamu sebagaimana kamu telah melupakan pertemuan (dengan) harimu ini dan tempat kembalimu ialah neraka dan kamu sekali-kali tidak memperoleh penolong". Yang demikian itu, karena sesungguhnya kamu menjadikan ayat-ayat Allah sebagai olok-olokan dan kamu telah ditipu oleh kehidupan dunia, maka pada hari ini mereka tidak dikeluarkan dari neraka dan tidak pula mereka diberi kesempatan untuk bertaubat. ( Qs. Al – Jaatsiyah / 45 : 34, 35 )
Hari ini, hari pembalasan yang hina bagi yang sombong
44. Dan (ingatlah) hari (ketika) orang-orang kafir dihadapkan ke neraka (kepada mereka dikatakan): "Kamu telah menghabiskan rezkimu yang baik dalam kehidupan duniawimu (saja) dan kamu telah bersenang-senang dengannya; maka pada hari ini kamu dibalasi dengan azab yang menghinakan karena kamu telah menyombongkan diri di muka bumi tanpa hak dan karena kamu telah fasik". ( Qs. Al – Ahqaf / 46 : 20 )
Hari ini, penglihatan sangat tajam
45. Dan datanglah tiap-tiap diri, bersama dengan dia seorang malaikat penggiring dan seorang malaikat penyaksi. . Sesungguhnya kamu berada dalam keadaan lalai dari (hal) ini, maka Kami singkapkan daripadamu tutup (yang menutupi) matamu, maka penglihatanmu pada hari ini amat tajam. . Dan yang menyertai dia berkata : " inilah (catatan amalnya) yang tersedia pada sisiku". . Allah berfirman :" lemparkanlah olehmu berdua ke dalam neraka semua orang yang sangat ingkar dan keras kepala, yang sangat menghalangi kebajikan, melanggar batas lagi ragu-ragu, ( Qs. Qaaf / 50 : 21 s / d 25 )
Hari ini, ada berita gembira
46. (yaitu) pada hari ketika kamu melihat orang mukmin laki-laki dan perempuan, sedang cahaya mereka bersinar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, (dikatakan kepada meraka): " pada hari ini ada berita gembira untukmu, (yaitu) syurga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, yang kamu kekal di dalamnya. Itulah keberuntungan yang besar". ( Qs. Al – Hadiid / 57 : 12 )
Hari ini, hari tiada alasan
47. Hai orang-orang kafir, janganlah kamu mengemukakan uzur pada hari ini, sesungguhnya kamu hanya diberi balasan menurut apa yang kamu kerjakan. ( Qs. At – Tahrim / 66 : 7 )
Hari ini, hari tidak menolong orang miskin. (itulah jalan yang sesat)
48. "Pada hari ini janganlah ada seorang miskinpun masuk ke dalam kebunmu. Dan berangkatlah mereka di pagi hari dengan niat menghalangi (orang-orang miskin) padahal mereka (menolongnya). Tatkala mereka melihat kebun itu, mereka berkata: "Sesungguhnya kita benar-benar orang-orang yang sesat (jalan) ". ( Qs. Al – Qalam / 68 : 24 - 26 )
Hari ini, hari tiada teman
49. Maka tiada seorang temanpun baginya pada hari ini di sini. ( Qs. Al – Haaqqah / 69 : 35 )
Hari ini, orang mu’min menertawakan orang kafir
50. Maka pada hari ini, orang-orang yang beriman menertawakan orang-orang kafir, ( Qs. Al – Muththafifin / 83 : 34 )
P e n u t u p / R e s u m e. Sebagaimana Allah swt nyatakan dalam al-Quran, maka sesungguhnya tentang HARI INI, dapat diresume sebagai berikut.
1. Hari Membaca Kitab / Hari Berhisab Diri. Sebagaimana dapat dibaca pada Qs. 17 : 14, 15 , Allah swt menyatakan bahwa hari ini adalah :
a. hari membaca kitab
b. hari menghisab diri
c. Dari membaca kitab atau menghisab diri akan harus dapat mengungkapkan apakah kita termasuk “ orang yang berbuat sesuai hidayah ( مَنِ اهْتَدَى ) “ atau “ orang sesat ( مَنْ ضَلَّ ) “
d. Dari membaca kitab atau menghisab diri akan harus dapat mengungkapkan apakah kita termasuk “ orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh “ atau “ orang yang kafir “ ( Qs. 45 : 30, 31 )
e. Kitab yang berbicara dengan benar / haqq dan sekaligus akan dijadikan tolok ukur nanti aladalah al – Qur’an
f. Maka hari ini sesungguhnya adalah hari membaca kitab / al-Qur’an dan dalam membaca al – Qur’an sesungguhnya kita sekaligus menghisab ( maka hari ini adalah juga hari menghisab diri ).
g. Hasil dari membaca kitab / al – Qur’an atau menghisab diri, harus dapat mengungkapkan :
1) apakah kita termasuk “ orang yang berbuat sesuai hidayah ( مَنِ اهْتَدَى ) “ atau “ orang sesat ( مَنْ ضَلَّ ) “
2). apakah kita termasuk “ orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh “ atau “ orang yang kafir “
2. Hari ini adalah hari bertemunya Kelompok Kecil dengan Kelompok Besar ( Qs. 2 : 249 ); ayat ini mengisyaratkan bahwa hari ini adalah
a. Hari pertemuan dua kelompok, yaitu Kelompok Orang yang beriman ( Kelompok Kecil ) yang meyakini akan menemui Allah swt dengan Kelompok Orang yang tidak beriman ( Kelompok Besar )
b. Suatu pertemuan dua kelompok dalam persaingan atau perjuangan atau pertempuran / perang untuk memperoleh keunggulan
c. Kelompok kecil akan unggul dengan izin Allah swt bila mereka shabar
d. Tetapi hari ini juga hari yang dirasakan sebagai hari yang berat atau hari yang kita tidak ada kesanggupan ( لاَ طَاقَةَ لَنَا الْيَوْمَ )
f. Kelompok orang yang beriman yang kecil yang meyakini akan berjumpa dengan Allah swt, dengan izin Allah swt akan memperoleh keunggulan bila menjadi Shabirin / orang yang shabar.
3. Hari Ini adalah Hari Penyempurnaan / Pencukupan / Keridlaan Allah swt .( Qs. 5 : 3 ); ayat ini menegaskan bahwa :
a. Hari ini adalah hari telah disempurnakan agama (اَلْيَوْمَ اَكْمَلْتُ لَكُمْ دِيْنَكُمْ ), maka seberapa tingkat kesempurnaan keberagamaan dapat kita raih tergantung dari intensitas kita dalam menyanbut dan memenuhi panggilan / seruan agama dan sungguh hari ini keberagamaan kita berkemungkinan untuk disempurnakan sebagaimana diisyaratkan oleh Allah swt dalam Qs. 3 : 154 ( diwafatkan hari ini )
b. Hari ini adalah hari telah dicukupkan ni’mat Allah swt ( اَلْيَوْمَ اَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي ), maka seberapa besar tingkat kecukupan keni’matan itu dapat kita raih berkorelasi dengan seberapa intensif kita dalam memenuhi persyaratan tercurahnya ni’mat Allah swt; dan sungguh hari ini ni’mat tersebut berkemungkinan untuk dicukupkan, yaitu ketika maut menjemput, sebagaimana dinyatakan dalam Qs. 4 : 78.
c. Hari ini adalah hari keridlaan ( اَلْيَوْمَ رَضِيْتُ لَكُمُ اْلإِسْلاَمَ دِيْنًا ), maka seberapa keridlaan Allah swt dapat kita gapai berkaitan erat dengan seberapa intensif kita dalam memenuhi dan mengikuti keridlaan – Nya, sebagaimana dapat ditangkap dari pesan-Nya dalam Qs. 3 : 174, dan proses untuk menggapai keridlaan akan berhenti ketikan maut yang sangat berkemungkinan akan menjemput kita pada hari ini, sebagaimana telah diperingatkan dalam Qs. 62 : 8
4. Hari Ini, hari dihalalkan segala yang baik / thayyib, tentang ini, Allah yang Maha Mengetahui ( عَلِيْمٌ حَكِيْمٌ ) lagi Maha Bijaksana, menetapkan dalam kitab – Nya yang penuh dengan hikmah kebijaksana ( الْكِتَابُ الْحَكِيْمُ), sebagaimana dapat kita baca pada Qs. 5 : 5, bahwa hari ini dihalalkan bagimu yang baik-baik, barangsiapa yang kafir sesudah beriman maka hapuslah amalannya dan ia di hari kiamat termasuk orang-orang merugi. Hal dem,ikian mengisyaratkan bahwa sesuatu dikatakan baik ( thayyib ) manakala sesuatu itu memenuhi 3 ( tiga ) persyaratan, yaitu tidak mencemari iman, tidak menghapuskan amalan dan tidak mengakibatkan kerugian di Akhirat kelak; maka hendaklah hari ini kita selalu sadar dan berusaha berkehidupan dengan halal lagi baik / thayyib.
5. Hari ini, orang yang benar memperoleh manfaat dari kebenarannya ( Qs. Al – Maa-idah / 5 : 119 ), bagi mereka surga; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya; Allah ridha terhadapNya, itulah keberuntungan yang paling besar
6. Hari ini, kamu akan dibalas dengan adzab yang menghinakan ( Qs. Al – An’aam / 6 : 93 ); boleh jadi hari ini kamu berada dalam tekanan sakratul maut, kemudian malaikat memukul sambil berkata : "Keluarkanlah Nafs-mu" di hari ini kamu dibalas dengan siksa yang sangat menghinakan, karena kamu selalu mengatakan terhadap Allah ( perkataan ) yang tidak benar dan (karena) kamu selalu menyombongkan diri terhadap ayat-ayat-Nya.
7. Hari ini, Allah swt melupakan Kita ( Qs. 7 : 51 ); hari ini, Allah swt melupakan kita sebagaimana kita melupakan pertemuan dengan hari ini, dan sebagaimana kita selalu mengingkari ayat-ayat Kami.
8. Hari ini, syetan berjanji menjadi penolong / pelindung ( Qs. 8 : 48 ); yaitu ketika syaitan menjadikan mereka memandang baik pekerjaan mereka dan mengatakan: " tidak ada seorang manusiapun yang dapat menang terhadapmu pada hari ini, dan sesungguhnya saya ini adalah pelindungmu"; tetapi kemudian syaitan itu berkata: " Sesungguhnya saya berlepas diri daripada kamu, sesungguhnya saya dapat melihat apa yang kamu sekalian tidak dapat melihat; sesungguhnya saya takut kepada Allah " dan Allah sangat keras siksa-Nya.
9. Hari ini, kamu berkedudukan tinggi .( Qs. 12 : 54 ); boleh jadi Anda hari ini menjadi seorang yang berkedudukan tinggi lagi dipercayai pada sisi Allah swt .
10. Hari ini, hari tiada cercaan ( Qs. 12 : 92 ); mungkin hari ini tak ada cercaan terhadap Anda, mudah-mudahan Allah mengampuni, dan Dia adalah Maha Penyayang diantara para penyayang.
11. Hari ini, hari kehinaan bagi Kafirin ( Qs. 16 : 27 ); sesungguhnya kehinaan dan azab hari ini ditimpakan atas orang-orang yang kafir.
12. Hari ini, hari ‘adzab alim bagi mereka ( Qs. An – Nahl / 16 : 63 ); syaitan menjadikan umat-umat itu memandang baik perbuatan mereka (yang buruk), maka syaitan menjadi pemimpin mereka di hari ini dan bagi mereka azab yang sangat pedih.
13. Hari ini, hari tidak berbicara, karena telah bernazar berpuasa untuk Ar – Rahman yang Maha pemurah, tidak akan berbicara dengan seorang manusiapun pada hari ini". ( Qs. 19 : 26 )
14. Hari Ini, hari Zhalimin berada dalam kesesatan yang nyata. ( Qs. 19 : 38 )
15. Har Ini, hari beruntung bagi yang Menang. ( Qs. 20 : 64 ), maka janganlah kamu takut, sesungguhnya kamulah yang paling unggul.( Qs. 20 : 68 )
16. Hari ini, boleh jadi hari kamu dilupakan, karena ketika datang ayat-ayat Kami, maka kamu melupakannya. ( Qs. 20 : 126 )
17. Hari ini, hari Kami timpakan azab, kepada orang-orang yang hidup mewah, kemudian mereka berteriak-teriak minta tolong. ( Qs. 23 : 64, 65 )
18. Hari ini, hari kemenangan karena kesabaran ( Qs. 23 : 111 )
19. Hari ini, hari kebinasaan yang berulang ( Qs. 25 : 14 ).
20. Hari sebahagian kamu tidak berkuasa untuk memberikan kemanfaatan dan tidak pula kemudharatan kepada sebahagian yang lain.( Qs.34 : 42 )
21. Hari ini, hari tidak akan dirugikan sedikitpun dan kamu tidak dibalasi, kecuali dengan apa yang telah kamu kerjakan. ( Qs. 36 : 54 )
22. Hari ini, hari bersenang-senang ( Qs. 36 : 55 )
23. Hari ini, hari memasuki jahannam disebabkan kamu dahulu mengingkarinya. ( Qs. 36 : 62, 63, 64 )
24. Hari ini, hari mulut ditutup dan berkatalah kepada Kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan. ( Qs. 36 : 65 )
25. Hari ini, hari menyerah diri dan hari keputusan yang kamu selalu mendustakannya. ( Qs. 37 : 21 s/d 26 )
26. Hari ini, Allah bertanya “ milik siapa kerajaan hari ini ? ”( Qs. 40 : 15, 16 )
27. Hari ini, hari pembalasan kepada setiap Nafs
28. Pada hari ini tiap-tiap jiwa diberi balasan dengan apa yang diusahakannya. tidak ada yang dirugikan pada hari ini. ( Qs. Al – Mu’min / 40 : 17 )
29. Hari ini, hari kamu berkuasa di bumi ( Qs. 40 : 29 )
30. Hari ini, sekali-kali tidak akan memberi manfaat kepadamu karena kamu telah menganiaya (dirimu sendiri). ( Qs. 43 : 39 )
31. Hari ini, hari tiada kekhawatiran dan tidak pula bersedih hati, bagi orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami dan adalah mereka dahulu orang-orang yang berserah diri. ( Qs. 43 : 68, 69 )
32. Hari ini, diserahkan buku catatan amalnya dan kamu diberi balasan terhadap apa yang telah kamu kerjakan. ( Qs. 45 : 28, 29 )
33. Hari ini, hari tiada bertobat dan Allah swt melupakan Orang yang menjadikan ayat-ayat Allah sebagai olok-olokan dan telah ditipu oleh kehidupan dunia, ( Qs. 45 : 34, 35 )
34. Hari ini, hari pembalasan yang hina bagi yang sombong dan karena telah fasik". ( Qs. 46 : 20 )
35. Hari ini, penglihatan sangat tajam; dan Allah berfirman :" lemparkanlah ke dalam neraka semua orang yang sangat ingkar dan keras kepala, yang sangat menghalangi kebajikan, melanggar batas lagi ragu-ragu, ( Qs. 50 : 21 s / d 25 )
36. Hari ini, ada berita gembira, untuk orang mukmin laki-laki dan perempuan, ( Qs. 57 : 12 )
37. Hari ini, hari tiada diberi kesempatan mengemukakan uzur,. ( Qs. 66 : 7 )
38. Hari ini, mereka tersesat karena hari ini tidak menolong orang miskin. “Dan berangkatlah mereka di pagi hari dengan niat menghalangi (orang-orang miskin) padahal mereka (menolongnya). Tatkala mereka melihat kebun itu, mereka berkata: "Sesungguhnya kita benar-benar orang-orang yang sesat (jalan).” ( Qs. 68 : 24 - 26 )
39. Hari ini, hari tiada teman, ( Qs. 69 : 35 )
40. Hari ini, orang yang beriman menertawakan orang-orang kafir, ( Qs.83: 34 )
فَاسْتَمْسِكْ بِالَّذِيْ اُوْحِيَ اِلَيْكَ اِنَّكَ عَلَى صِرَاطٍ مُّسْتَقِيْمٍ
Catatan : Silahkan diperbanyak ( tiga kali ) untuk dibagikan kepada karib / teman dekat
Jakarta, 7 Jumadil Awal 1429 H / 11 Juni 2008
PESANTREN BINA IMAS
MAJELIS PENGAMALAN AL-QUR’AN ( MPQ )
muhammad munhari jufri ( mmj )
( ‘asaa Allahu an yarhamahu wa yaghfira lahu )